Momen HUT RI, Ratusan Narapidana Lapas Sumbawa Terima Remisi, Satu Langsung Bebas

oleh -1032 Dilihat

SUMBAWA BESAR, samawarea.com (17 Agustus 2025) – Sebanyak ratusan warga Binaan Lapas Kelas II Sumbawa Besar mendapat remisi tepat pada momentum memperingati Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Pengurangan masa hukuman ini diberikan pemerintah melalui Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan kepada narapidana dan anak binaan di seluruh Indonesia. Di Kabupaten Sumbawa, upacara pemberian remisi ini berlangsung khidmat di halaman Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Sumbawa Besar, Minggu (17/8).

Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP, bertindak selaku inspektur upacara dan membacakan amanat Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia, Drs. Agus Andrianto, SH., MH.

Dalam amanatnya, disampaikan bahwa pemberian remisi ini merupakan bentuk apresiasi negara kepada warga binaan yang menunjukkan disiplin, menaati aturan, serta aktif dalam mengikuti program pembinaan.

“Remisi bukan sekadar hadiah, melainkan motivasi bagi warga binaan untuk terus memperbaiki diri dan menjadi pribadi yang lebih baik, mandiri, dan bermanfaat bagi masyarakat,” ungkap Bupati saat membacakan sambutan menteri.

Dengan mengusung tema Bersatu Berdaulat Rakyat Sejahtera dan Indonesia Maju, peringatan kemerdekaan tahun ini menegaskan pentingnya menjaga persatuan dan kedaulatan bangsa dalam menghadapi tantangan global.

Selain remisi umum, tahun ini juga diberikan Remisi Dasawarsa, sebagai bentuk penghargaan tambahan di momen spesial delapan dekade kemerdekaan RI.

Remisi Dasawarsa diberikan kepada 546 warga binaan, di antaranya A. Latif Bin Husein – memperoleh remisi 90 hari dan Zainuddin Bin Poro – memperoleh remisi 30 hari.

Remisi Umum Tahun 2025 diterima oleh 530 warga binaan, di antaranya A. Karim dan Zulkarnaen, masing-masing memperoleh remisi selama 3 bulan.

Remisi Umum II (langsung bebas) diberikan kepada Noh Natonis Bin Adam Natonis – memperoleh remisi 2 bulan

Upacara ini dihadiri unsur Forkopimda, jajaran pegawai Lapas Kelas IIA Sumbawa Besar, serta seluruh warga binaan. Kegiatan ini tidak hanya menjadi simbol peringatan kemerdekaan, namun juga menjadi ajang refleksi untuk memperkuat nilai kemanusiaan dan keadilan dalam sistem pemasyarakatan.

Menteri juga menekankan pentingnya partisipasi warga binaan dalam program ketahanan pangan nasional. Melalui kegiatan pertanian dan perikanan di lapas, diharapkan mereka dapat berkontribusi pada pembangunan nasional sekaligus mempersiapkan diri untuk hidup mandiri setelah bebas.

“Sinergi lintas sektor antara pemerintah, masyarakat, dan swasta menjadi kunci dalam membangun bangsa yang maju dan sejahtera,” tutupnya. (SR)

 

hpn2026 nusantara pilkada NU

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *