SUMBAWA BESAR, samawarea.com (20 Juli 2025) – Pemerintah Kabupaten Sumbawa telah meluncurkan program Car Free Night (CFN), Sabtu malam (18/7) di Lapangan Pahlawan Sumbawa. Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Muhammad Ansori, menyatakan bahwa CFN bukan sekadar ajang hiburan, tetapi strategi konkret untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, khususnya pelaku UMKM.
“CFN ini bukan hanya program sesaat, tapi kita harap jadi kebutuhan masyarakat. Kalau sudah menjadi kebutuhan, artinya program ini berhasil. CFN bisa dikatakan sebagai surganya UMKM,” ujar Wabup Ansori dalam pidatonya.
Wabup menjelaskan bahwa peluncuran CFN merupakan hasil evaluasi dan aspirasi dari masyarakat, khususnya pelaku UMKM yang melihat peluang besar dalam kegiatan ini. “Dari awal kita evaluasi terus, terutama soal penataan dan kualitas kegiatan. Termasuk bagaimana kita bisa memperkuat unsur seni dan budaya lokal,” jelasnya.
CFN tidak hanya menghadirkan suasana malam yang hidup dengan kuliner dan hiburan, tetapi juga menjadi wadah ekspresi seni dan budaya masyarakat Sumbawa. Kegiatan ini akan digelar secara rutin, dengan menghadirkan pertunjukan budaya dari berbagai kecamatan dan komunitas seni.
“Jangan sampai semangat hanya di awal saja. Makanya kita dorong terus inovasi agar masyarakat tidak bosan. Nanti akan kita jadwalkan penampilan budaya dari berbagai daerah. Bisa dari kecamatan, bisa dari forum komunikasi budaya, dan lainnya,” tambahnya.
Dari sisi ekonomi, Wabup Haji Ansori menyebut bahwa efek ganda (multiplier effect) dari CFN sangat signifikan. “Kalau UMKM kuliner bisa meraup omzet Rp 2 juta semalam, keuntungan bersih bisa 50 persen. Kalau digelar empat kali sebulan, itu bisa jadi Rp 4 juta. Ini luar biasa untuk peningkatan kesejahteraan,” ujarnya optimis.
Ia juga menambahkan bahwa CFN sejalan dengan 12 program unggulan Pemkab Sumbawa yang bertujuan mengurangi angka kemiskinan, meningkatkan pendapatan per kapita, serta memperkuat Indeks Pembangunan Manusia (IPM).
“CFN ini bagian dari strategi besar. Kita ingin Sumbawa ini menjadi kota yang hidup, yang punya ikon. Nanti juga akan kita kolaborasikan dengan event besar lain seperti konser, kegiatan olahraga, hingga motor cross di Samota. Semua untuk mendongkrak ekonomi lokal,” tandasnya.
Program CFN ini rencananya akan terus disempurnakan melalui evaluasi rutin, termasuk dari sisi kebersihan, keamanan, dan kenyamanan pengunjung. Pemerintah daerah juga menggandeng perangkat daerah terkait untuk memastikan kegiatan berjalan lancar dan berdampak nyata. Dengan berbagai potensi dan dukungan masyarakat, Wabup Ansori optimis CFN akan menjadi kebanggaan warga Sumbawa.
“Tak perlu lagi jauh-jauh. Setiap malam Minggu, cukup datang ke Lapangan Pahlawan, nikmati hiburan, kuliner, dan silaturahmi. Ini ruang untuk semua,” pungkasnya. (SR)






