SUMBAWA BESAR, samawarea.com (27 Juli 2025) – Suasana penuh semangat dan keceriaan menyelimuti Kolam Pemancingan Ai Poleng, Desa Kerato, Sabtu, 27 Juli 2025, saat puluhan pemancing yang penuh antusias mengikuti Lomba Mancing.
Hasilnya, Wandy keluar sebagai juara pertama dengan total tangkapan seberat 28,90 kg. Selain membawa pulang hasil tangkapannya, pemancing asal Kelurahan Pekat Kecamatan Sumbawa ini berhak atas hadiah utama sepeda listrik.
Berikut daftar lengkap peraih juara Lomba Mancing Ai Poleng 2025:
1. Juara 1: Wandy (Pekat, No. 52) – 28,90 kg (Hadiah: Sepeda Listrik).
2. Juara 2: Lalu Kumarasa (No. 31) – 18,00 kg (Hadiah: Kulkas).
3. Juara 3: Burhan (Kampung Bugis, No. 41) – 16,30 kg (Hadiah: Mesin Cuci).
4. Juara 4: Jul (Pekat, No. 13) – 13,90 kg (Hadiah: Kompor Gas).
5. Juara 5: Bram (Taliwang, No. 25) – 13,80 kg (Hadiah: Setrika).
6. Juara 6: Aula (Taliwang, No. 27) – 13,70 kg.
7. Juara 7: Nanang (Kerato, No. 70) – 13,70 kg.
8. Juara 8: Fani (Taliwang, No. 26) – 11,90 kg.
9. Juara 9: Iman (Brang Bara, No. 59) – 11,40 kg.
10. Juara 10: Yoyon (Taliwang, No. 28) – 9,90 kg.
Untuk Peringkat 6-10 mendapatkan hadiah menarik dari salah satu sponsor lomba.
Ketua Panitia Lomba Mancing Ai Poleng, Muhammad Kaniti, menyampaikan apresiasi atas partisipasi seluruh peserta dan kerja sama dari berbagai pihak sehingga acara berjalan lancar dan sukses.
“Kegiatan ini bukan sekadar kompetisi, tapi juga menjadi ajang silaturahmi dan hiburan bagi masyarakat. Kami senang melihat antusiasme yang tinggi. Semoga tahun depan bisa digelar lebih meriah lagi dengan hadiah yang lebih menarik,” ujar Kaniti.
Sementara itu, pemilik Kolam Pemancingan Ai Poleng, Ny. Lusi, menyampaikan harapannya agar kolam ini bisa menjadi pusat kegiatan pemancingan dan rekreasi yang rutin.
“Kami berharap lomba seperti ini bisa menjadi agenda tahunan. Selain meningkatkan ekonomi lokal, kegiatan ini juga mengangkat potensi wisata desa kami. Ke depan, kami ingin memperbaiki fasilitas dan memperluas area pemancingan agar bisa menampung lebih banyak peserta,” ungkapnya.
Lomba ini membuktikan bahwa hobi memancing bisa menjadi wadah positif bagi masyarakat untuk berkumpul, berbagi, dan membangun semangat kebersamaan.
Wandy yang ditemui di lokasi, mengaku bahagia. Menurutnya juara dan hadiah hanya bonus, karena yang paling penting adalah menyalurkan hobby. “Kami puas, hobby kami bisa tersalurkan,” kata pemancing yang menggunakan umpan jangkrik ini.
Hal senada dikatakan Lalu Kumarasa. Mengikuti lomba untuk menyalurkan hobby. Apalagi lokasi pemancingan sangat dekat dari pusat kota, juga sangat representatif. “Alam dan panoramanya indah. Cocok bersama keluarga. Kami memancing, anak dan istri rekreasi. Saya rekomendasi kalau ingin berwisata, Ai Poleng tempatnya,” ujar karyawan Astra Sumbawa ini. (SR)






