BBI Dihibahkan Provinsi ke KSB Sejak 2022, Namun Belum Juga Dimanfaatkan

oleh -620 Dilihat
0-0x0-0-0#

SUMBAWA BARAT, Samawarea. Com ( 23/7/2025) Sebuah aset penting dalam sektor perikanan, yakni Balai Benih Ikan (BBI), yang telah resmi dihibahkan oleh Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) kepada Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) sejak tahun 2022, hingga kini belum dapat difungsikan sebagaimana mestinya. Kondisi ini memunculkan pertanyaan dari berbagai pihak terkait kendala yang menghambat pemanfaatan aset tersebut, serta dampak yang ditimbulkan terhadap pengembangan sektor perikanan di daerah.

BBI yang terletak di wilayah Kecamatan Brang Rea tersebut sejatinya memiliki potensi besar untuk menunjang program ketahanan pangan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat, terutama para pembudidaya ikan air tawar. Namun setelah proses hibah yang berjalan cukup panjang dan akhirnya rampung di tahun 2022, balai itu masih terlihat sepi dan tidak beroperasi sebagaimana direncanakan.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan KSB, Noto Kariyono ketika dikonfirmasi, membenarkan bahwa aset tersebut belum bisa dimanfaatkan hingga saat ini. Ia menjelaskan bahwa meskipun proses administrasi hibah sudah selesai, namun terdapat sejumlah kendala dilapangan belum sehingga belum bisa difungsikan.

“Secara legalitas, BBI itu sudah sah menjadi milik Pemda KSB. Tapi untuk bisa mengoperasikannya, masih diperlukan penyesuaian, butuh revitalisasi bagunan karna kondisi kolamnya tidak bisa digunakan karna masih rusak,” Jelas noto.

Ia menyebutkan bahwa beberapa fasilitas utama di BBI mengalami kerusakan akibat gempa yang melanda KSB dan NTB Pada Umumnya, sejak sebelum dihibahkan. Beberapa kolam budidaya mengalami kebocoran, kalau masalah aliran air sudah memadai karna langsung dialiri oleh Bendungan Kalimantong Satu.

“Kami sudah melakukan pendataan kondisi terakhir bangunan dan fasilitasnya, dan akan mengusulkan revitalisasi secara bertahap ditahun 2026. Tapi tentu ini perlu dukungan anggaran yang tidak sedikit,” lanjutnya.

 

bawaslu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *