Gelar Pengobatan Gratis untuk Anak Panti Asuhan,RSUD Asy-syifa Kolaborasi Kejari KSB Peringatan HBA ke-65

oleh -144 Dilihat

Sumbawa Barat, Samawarea. Com (21/7/2025) Dalam rangka memperingati Hari Bhakti Adhyaksa (HBA) ke-65, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Asy-Syifa’ Kabupaten Sumbawa Barat berkolaborasi dengan Kejaksaan Negeri Sumbawa Barat menggelar kegiatan pengobatan gratis yang menyasar kalangan anak-anak di Panti Asuhan Al-Balad, Taliwang, pada Senin, 21 Juli 2025.

Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian terhadap kesehatan anak-anak, khususnya mereka yang tinggal di panti asuhan. Dalam kegiatan tersebut, tim medis dari RSUD Asy-Syifa’ melakukan pemeriksaan kesehatan dasar kepada puluhan anak, termasuk pengecekan tekanan darah, status gizi, serta keluhan medis umum yang sering dialami anak-anak.

Direktur RSUD Asy-Syifa’, dr. Carlof, menyampaikan bahwa layanan kesehatan ini bukan hanya bersifat seremonial, tetapi diarahkan untuk memberikan manfaat nyata, terutama dalam mendeteksi gangguan kesehatan sejak dini. “Kami tidak hanya memeriksa, tetapi juga memberikan edukasi dan menyarankan tindak lanjut medis apabila ditemukan indikasi gangguan kesehatan serius,” jelasnya.

Menurutnya, kegiatan semacam ini sangat penting untuk memastikan bahwa anak-anak yang berada dalam pengasuhan panti tetap mendapatkan akses layanan kesehatan yang memadai. Apalagi, kondisi mereka yang tidak selalu mendapat pendampingan medis rutin menjadi alasan kuat untuk mengadakan kegiatan ini secara berkala.

“Pengobatan gratis ini menjadi pintu awal untuk memetakan kondisi kesehatan anak-anak panti. Bila ditemukan gangguan yang membutuhkan penanganan lebih lanjut, kami akan merekomendasikan tindak lanjut ke fasilitas kesehatan terdekat atau di RSUD Asy-Syifa sendiri,” ungkap dr. Carlof.

Kegiatan ini juga menjadi bukti nyata bahwa RSUD Asy-Syifa’ tidak hanya fokus pada pelayanan di dalam gedung rumah sakit, tetapi juga aktif menjangkau kelompok masyarakat rentan yang memerlukan perhatian khusus. Dalam semangat HBA ke-65, kolaborasi antara institusi kesehatan dan aparat penegak hukum menjadi model sinergi yang efektif untuk menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat.

Di akhir kegiatan, para peserta juga mendapat penyuluhan singkat tentang pentingnya menjaga pola hidup sehat, kebersihan diri, dan pentingnya memeriksakan kesehatan secara rutin.

dr. Carlof berharap kegiatan seperti ini terus menjadi agenda tahunan dan dapat diperluas cakupannya, sehingga lebih banyak anak dan kelompok masyarakat rentan yang dapat merasakan kehadiran negara dalam bentuk pelayanan kesehatan yang merata dan menyentuh langsung kebutuhan dasar mereka.

Yusron Hadi nusantara pilkada NU

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *