Dinas Pertanian KSB Hasilkan PAD Rp160 Juta dari Penyewaan Alat Panen Padi Komben. 

oleh -335 Dilihat

Sumbawa Barat,Samawarea.com ( 18/6/2025) Dinas Pertanian Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) mencatat pencapaian positif dalam upaya mendukung petani dan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Melalui penyewaan alat panen padi modern jenis Combine Harvester (Komben), Dinas Pertanian berhasil menghasilkan PAD sebesar Rp160 juta sepanjang musim tanam tahun ini.

Saat ini, Dinas Pertanian KSB memiliki sebanyak 13 unit mesin Komben yang siap beroperasi. Mesin ini dikelola langsung oleh Dinas sebagai bagian dari program layanan pertanian terpadu yang bertujuan untuk mempermudah akses petani terhadap teknologi pertanian modern. Komben merupakan alat panen padi yang efisien dan hemat waktu, sangat membantu petani dalam memanen secara cepat dan maksimal, ” Ungkap Kepala Dinas Pertanian Jamilatul Milad yang dikonfirmasi di Ruangnya.

Ibu Milad juga menyampaikan bahwa penyewaan Komben dilakukan dengan sistem perhitungan berdasarkan jumlah karung gabah yang dipanen. “Mekanisme sewa yang kami terapkan mengacu pada Peraturan Daerah (PERDA), yakni sebesar Rp15.000 per karung. Pembayaran disetorkan langsung ke kas daerah sebagai kontribusi terhadap PAD,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa seluruh unit Komben tahun ini akan didistribusikan secara merata ke setiap wilayah kecamatan di KSB namun tetap dibawah kordinasi kami. Hal ini dilakukan untuk mendekatkan pelayanan kepada petani dan memastikan tidak ada lagi kendala dalam memperoleh alat panen pada musim tanam mendatang.

“Kami belajar dari persoalan musim tanam sebelumnya, di mana keterbatasan unit Komben dan jangkauan wilayah menjadi kendala utama. Alhamdulillah, masalah tersebut bisa kami atasi tahun ini dengan baik, dan ke depan kami optimis layanan Komben akan lebih merata dan responsif terhadap kebutuhan petani,” ungkapnya.

Langkah ini disambut baik oleh para petani di KSB. Dengan adanya distribusi Komben ke seluruh wilayah, mereka merasa lebih terbantu, terutama dalam mempercepat proses panen dan mengurangi potensi kehilangan hasil akibat keterlambatan panen, “Ungkap Jamaludin salah satu petani asal Taliwang.

Peningkatan PAD dari sektor pertanian melalui sewa alat produksi panen ini juga menunjukkan bahwa pengelolaan sektor pertanian secara profesional dapat memberi dampak ekonomi yang signifikan bagi daerah. Selain menjadi solusi bagi petani, keberadaan Komben yang dikelola oleh Dinas Pertanian juga menjadi contoh pengelolaan aset daerah yang produktif dan berorientasi pada pelayanan.

Dinas Pertanian KSB berharap ke depan, kerja sama antara pemerintah dan petani dapat terus ditingkatkan. “Dengan pengelolaan yang baik, kami yakin kebutuhan alat panen tidak akan lagi menjadi persoalan bagi petani. Ini bagian dari komitmen kami untuk terus mendukung ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan petani di Sumbawa Barat,” pungkas Kepala Dinas Pertanian.

 

hpn2026 nusantara pilkada NU

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *