Mancing di Saluran Irigasi, Bocah SD Tewas Terseret Arus

oleh -1051 Dilihat

SUMBAWA BESAR, samawatea.com (8 Februari 2025) – Korban tenggelam terus bertambah. Kali ini terjadi di Dusun Serange, Desa Berora, Kecamatan Lopok, tepatnya saluran irigasi Bendungan Mama.

Peristiwa tragis pada Sabtu (8/2/25) pukul 16.20 Wita, menimpa seorang bocah bernama Albi Alfarizi (9) murid kelas 2 SDN Serange. Putra pasangan Rustam Erfandi dan Ibu Masuji Ratu ini ditemukan dalam kondisi tak bernyaaa tidak jauh dari lokasi tenggelam.

Kapolres Sumbawa, AKBP Bagus Gede Nyoman Junaedi SH., S.IK, M. AP yang dikonfirmasi melalui Kapolsek Lape, IPTU Sumarlin SH, menuturkan. sebelum kejadian korban bersama dua orang temannya, Gino dan Hafif memancing ikan di saluran irigasi Bendungan Mama yang terletak di Dusun Serange.

Tanpa diduga ikan hasil pancingannya terjatuh ke dalam air. Spontan korban melompat dan menceburkan diri ke dalam air untuk mengambil kembali ikan hasil pancingannya. Namun naas korban tidak muncul lagi ke permukaan akibat dari derasnya aliran air saluran tersebut. Seketika korban hanyut dan menghilang.

Melihat kejadian tersebut, dua teman korban bergegas menginformasikannya  kepada warga sekitar. Warga bersama keluarga melakukan pencarian.

Tak membutuhkan waktu yang lama akhirnya korban ditemukan tapinlnsudah dalam kondisi meminggal dunia. Korban pun dibawa pulang ke rumah duka wilayah RT 02 RW 10 Dusun Sampar Pelam Desa Berora.

Dalam kesempatan itu Kapolsek mengimbau masyarakat selalu waspada dan mengawasi anak-anak, mengingat  saat ini musim penghujan dan angin kencang. Selain itu anak-anak diminta tidak bermain di lokasi yang berpotensi terjadinya marabahaya. “Jagalah anak anak kita agar terhindar dari  bahaya,” pesannya. (SR)

 

 

bawaslu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *