SUMBAWA BESAR, samawarea.com (21 Februari 2025) – Retreat (pembekalan) yang diikuti Gubernur, Walikota dan Bupati di Akmil Magelang terbilang cukup berat dibandingkan Wakil Gubernur, Wakil Walikota dan Wakil Bupati. Jika Bupati dan Gubenrur retreat di Bukit Tidar Magelang selama 8 hari, 21—28 Februari, Wakil Gubernur, Wakil Walikota dan Wakil Bupati hanya mengikutinya pada hari terakhir, 28 Februari.
Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot MP yang menghubungi samawarea.com, Jumat (21/2) malam ini, mengakuinya. Ia bersama Gubernur, Walikota dan Bupati se-Indonesia mengikuti retreat full selama 8 hari. “Retreat ini berlokasi di Bukit Tidar Magelang,” kata Haji Jarot—sapaan Bupati.
Berbeda dengan Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, bersama Wakil Gubernur, Wakil Walikota dan Wakil Bupati lainnya, yang hanya mengikuti retreat pada hari terakhir.
Dijelaskan Haji Jarot, pembekalan terhadap Gubernur, Bupati dan Walikota, bertujuan untuk memperkuat rasa persaudaraan dan kekompakan antara kepala daerah se Indonesia. Dari pembekalan ini, mereka saling berbagi ide dan pengalaman, yang nantinya bisa diterapkan di daerah yang dipimpinnya pasca retreat.
Tidak hanya itu, hubungan yang terjalin juga membuka peluang untuk kerjasama antar daerah dalam rangka mempercepat pembangunan.
“Kegiatan retreat ini merupakan kesempatan yang sangat berharga untuk saling belajar dan mempererat hubungan antar daerah. Pengalaman dan wawasan yang diperoleh selama retreat akan sangat berguna dalam menjalankan tugas dan program-program pembangunan di Kabupaten Sumbawa,” ujarnya.
Menurutnya, setiap daerah memiliki tantangan dan potensi yang berbeda. Dengan berbagi pengalaman dan strategi dalam mengatasi berbagai persoalan, Bupati Haji Jarot berharap bisa saling mendukung dan bekerjasama demi kemajuan bersama. (SR)






