90 Kuda Kantongi Tiket Final “PT LSAJ Cup”, 80 Tereliminasi

oleh -838 Dilihat

SUMBAWA BESAR, samawarea.com (15 Februari 2025) – Sebanyak 90 kuda  dipastikan mendapat tiket menuju babak final Pacuan Kuda Tradisional “PT LSAJ Cup 2025”. Hal ini setelah puluhan kuda tersebut berhasil masuk dalam tiga besar pada babak semifinal yang berlangsung di Gelanggang Angin Laut Biru, Desa Penyaring, Sumbawa, Sabtu (15/2/25).

Namun sebaliknya 80 ekor kuda pacuan terpaksa dikandangkan karena harus tereliminasi. Sebagian besar kuda yang masuk final, Minggu (16/2/25) besok, adalah kuda bintang yang kerap menjuarai berbagai event serupa di berbagai daerah.

Di antaranya empat kuda milik Doktor Zul (Gubernur NTB periode 2018-2023), yaitu Bintang NTB yang turun di Kelas Dewasa A mampu meraih posisi kedua, berada di belakang Pesona Timur milik Rifat Maronge, dan unggul dari Pertama milik Dr. drh. Mukmin M.Sc pejabat Kementerian Pertanian. Sedangkan Mulan di Kelas Dewasa D, Ferrari di Kelas Dewasa E dan James Bond di Kelas Dewasa F menjadi yang tercepat di kelasnya masing-masing.

Pertarungan Mulan dengan Samudera dan Cincin Berlian dalam jarak yang sangat tipis. Dari box start dibuka, Mulan memimpin dan konsisten hingga mencapai garis finish meski dipepet dua lainnya.

Ferrari tak kalah memukau. Sebab dua lawannya adalah kuda jawara, Queen Sahara (Muhamad Nur Raditiya Kota Bima) dan Bintang KJ (M Fadli Kodim 1608). Meski sempat tertinggal jauh oleh Ferrari, namun dua kuda tersebut mengejar. Ketika memasuki tikungan terakhir, Queen Sahara dan Bintang KJ nyaris sejajar dengan Ferrari. Karena mental juara, Ferrari dinyatakan sebagai juara pertama.

James Bond—kuda andalan Doktor Zul lainnya, cukup tangguh. Mulai dari Box Start, James Bond sudah jauh meninggalkan lawan-lawannya. Mengekor di belakangnya Bintang Pangeran milik Bupati Sumbawa terpilih Ir. H. Syarafuddin Jarot. Namun pada tikungan terakhir, dua kuda di belakang Bintang Pangeran mampu mendahului. Akhirnya Bintang Pangeran tereliminasi.

Selain kuda Doktor Zul, Rebecca kuda milik Prof Dr. Anwar Usman SH MH mantan Ketua MK yang juga ipar Presiden ke-7 Jokowi, juga merajai Kelas Tunas C. Kuda berwarna monca ini selalu menjuarai setiap babak di Kelas Tunas C, mulai dari babak pertama dan kedua penyisihan, hingga semi final.

Saat semi final, Rebecca tak terkejar lawan beratnya, Marcelino (Meraran KSB) dan Michell Berlian (Tiga Berlian Stable). Berikutnya Princes Luna. Kuda hitam milik Hania Prihatin dari Sambinae Kota Bima yang turun di Kelas TK, mengawali babak semifinal dengan catatan manis. Princes Luna menjadi yang tercepat unggul dari Senator milik Jenderal Arif Hartono dan Kagura milik Sumarni dari Dinda Coca Cola Grup yang mengekor di posisi kedua dan ketiga, serta tiga kuda lainnya seperti Perkasa, Sintia dan Anatoly.

Masih di Kelas TK, Tanda Mata masih menjadi yang terbaik. Kuda gaek milik Aan Kunaifi Berare berhasil mengalahkan Sanjana dari Kota Bima  dan Lidya (Banjarmasin Kalsel).

Sementara di Kelas OA, Red Admiral mendahului lima kuda lainnya masuk finish. Kuda merah andalan Hadiah Ali Jawa Baru Grup meninggalkan Mayora, dan Baron Sakti, serta menggugurkan tiga kuda lainnya yakni Cinta Kita, Tabrak Badai dan Bintang Perkasa.

Keberuntungan yang sama diraih Queen Samudra. Di Kelas OA berikutnya ini kuda milik Anindya Halimatusadia Dompu mengalahkan Lamborgini (Kota Bima) dan Leon (Woha Bima).

Kelas OB, My Heart selalu di hati penonton. Kuda merah milik Aisya Almahira asal Makasar Sulsel merebut posisi puncak mengalahkan Annisa dan Bintang Film. Aragon juga masih perkasa di Kelas OB. Kuda hitam milik Kalandra Al Fatih (Sayap Stable Dompu) ini lebih cepat dari Kilat kuda Gesang milik M. Fadli Kalapas Mataram dan Lilin Putih dari Kandai 2 Dompu.

Beranjak ke Kelas HA, Power memang cukup kuat dari lawan-lawannya. Pacu kuda merah meleset cepat meninggalkan Queen NTB dan Ampibi. Masih banyak kuda lainnya yang lebih cepat mencapai garis finish. Seperti Gadis Timika dari Papua di Kelas HA, Avika dari Banjarmasin dan Little Pony dari Polres Kota Bima di Kelas Harapan B.

Di Kelas Tunas C Lady Emirate (Jawa Baru Grup). Gusion (Kota Bima) di Kelas Dewasa A. Untuk Dewasa B Mawar Merah, Raja dan Rajawali di Kelas Dewasa C, King Alindra di Kelas Dewasa E, Black Caviar di Kelas Dewasa F, serta laga penutup dimenangkan Wali dan Combat di Kelas Dewasa G. Dari 90 ekor kuda pacuan yang masuk final, akan dibuktikan Minggu (16/2) besok, siapa juara sesungguhnya. (SR)

bawaslu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *