Stok Menipis, Dinas Ketahanan Pangan Sumbawa Ajukan Penambahan CPP

oleh -389 Dilihat

SUMBAWA BESAR, samawarea.com (10 Januari 2025) – Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) di Kabupaten Sumbawa mulai menipis. Saat ini tercatat hanya tersisa sekitar 4,5 ton. CPP ini disiapkan untuk didistribusikan ketika ada bencana seperti banjir, tanah longsor, kebakaran dan paceklik.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Sumbawa, Ir. Irin Wahyu Indarni, belum lama ini, mengakui kondisi tersebut. Namun demikian Pemerintah Daerah Kabupaten Sumbawa terus memperkuat stok Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) dalam mengantisipasi berbagai kemungkinan seperti terjadinya bencana.

“Stok CPP terus ditambah untuk membantu masyarakat jika terjadi bencana. Untuk antisipasi kami mengajukan tambahan CPP sebanyak 25 ton,” sebutnya.

Diakui Irin—sapaan pejabat low profil ini, bantuan dalam bentuk beras sudah ada sebelumnya dari Kementerian Sosial, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan lainnya, yang dialokasikan untuk membantu penanggulangan bencana dan keadaan darurat.

Dari bantuan ini, Kabupaten Sumbawa melalui Dinas Ketahanan Pangan telah menyalurkan CPP dalam bentuk beras sebanyak 1.092 kilogram di Kecamatan Alas Barat, Kecamatan Alas, Lantung dan Tarano.

“Dari jumlah ini, 500 kilogram untuk bencana banjir bandang di Kecamatan Alas Barat, 340 kilogram untuk korban banjir di Desa Labuhan Jambu Tarano, 198 kilogram untuk korban kebakaran di Desa Padesa Lantung, dan 54 kilogram untuk korban kebakaran di Desa Usar Mapin Alas Barat,” bebernya.

Saat ini ungkap Irin, pemerintah telah memiliki prosedur khusus untuk memproses bantuan pangan beras terkait bencana alam. Dimulai dari desa yang harus bersurat ke BPBD Kabupaten Sumbawa dalam kurun waktu 1 kali 24 jam. Selanjutnya data dari BPBD menjadi acuan penyaluran bantuan pangan beras untuk bencana alam. (JS/SR)

bawaslu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *