SUMBAWA BESAR, samawarea.com (2 Januari 2025) – Naas menimpa SA (65). Nenek yang tinggal di Desa Mokong Kecamatan Moyo Hulu, Kabupaten Sumbawa ini hanyut dibawa banjir Sungai (Kokar) Orong Ai Beta, Desa Mokong, Rabu, 1 Januari 2025, pukul 16.00 Wita.
Saat itu korban menyeberang sungai usai menanam padi. Korban ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa pada pukul 20.00 Wita di Cekdam Orong Ai Beta, sekitar 20 meter dari titik hanyut.
Kapolres Sumbawa AKBP Bagus Nyoman Gede Junaedi SH, S.IK., M.AP., melalui Kapolsek Moyo Hulu IPTU Zainal Arifin SH., mengaku saat menerima laporan, langsung terjun ke lokasi bersama warga untuk melakukan pencarian. Setelah beberapa jam, korban ditemukan tak bernyawa. Selanjutnya jasad korban dievakuasi dan dibawa ke rumah saudara kandungnya di Desa Marga Karya.
Kapolsek menjelaskan, sebelumnya korban bersama menantunya, pulang ke Desa Mokong setelah menanam padi. Ketika menyeberangi Sungai Orong Ai Beta sambil berpegangan satu sama lain, tanpa diduga air bah datang dan menerjang korban bersama menantunya. Keduanya terhempas dan terbawa arus.
“Korban yang terlepas dari pegangan menantunya dan hanyut terbawa air, seketika itu menantunya berusaha meraih korban, namun derasnya air menyulitkan untuk menyelamatkan korban,” terang Kapolsek.
Menantu korban berusaha mencari keberadaan korban sepanjang aliran sungai namun tak kunjung ditemukan sehingga Ia langsung mencari pertolongan warga.
Keluarga korban telah menerima dengan ihklas musibah yang menimpa korban, sehingga menolak dilakukan autopsi. Dan korban dikebumikan, Kamis (2/1/25) hari ini di TPU Dusun Sebasang Unter Desa Marga Karya. (SR)






