MATARAM, samawarea.com (28 Desember 2024) – Kapolda Nusa Tenggara Barat (NTB) melalui Kepala Bidang Humas, AKBP Mohammad Kholid, S.IK., M.M., mengungkapkan sepanjang tahun 2024 terjadi kenaikan tipis jumlah kejahatan di NTB, namun tingkat penyelesaian kasus mencatat lonjakan signifikan.
Dalam konferensi pers akhir tahun 2024, Jumat (27/12/2024) pagi di Tribun Lapangan Bhara Daksa Mapolda NTB, AKBP Kholid menyebutkan pada tahun 2024 tercatat 7.017 kasus kriminal, naik sebesar 0,82 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang berjumlah 6.960 kasus.
Meski demikian, angka penyelesaian kasus menunjukkan peningkatan drastis sebesar 38,09 persen, dari 4.187 kasus di 2023 menjadi 5.782 kasus pada 2024.
“Data ini menunjukkan komitmen Polda NTB, dalam meningkatkan penegakan hukum dan kepercayaan masyarakat. Penyelesaian kasus naik berkat upaya intensif seluruh jajaran kepolisian,” ujar AKBP Kholid.
Terkait kasus menonjol, lanjut Kabid Humas Polda NTB, jumlahnya menurun 44 persen dibandingkan tahun 2023. “Namun, beberapa wilayah seperti Polres tertentu mencatatkan peningkatan. Untuk kasus pencurian dengan kekerasan (curas), waktu rawan adalah pukul 18.00 hingga 20.59, dengan jalan umum sebagai lokasi dominan,” bebernya.
Di sisi lain, kecelakaan lalu lintas juga menunjukkan peningkatan sebesar 15,36 persen dengan 304 korban meninggal dunia sepanjang tahun 2024. “Kami terus berupaya menekan angka kecelakaan melalui edukasi keselamatan berkendara,” ucapnya.
Sita 40 Kg Shabu, 47 Kg Ganja dan 6.256 Butir Ekstasi
Dijelaskan, Polda NTB juga berhasil membuat terobosan besar dalam pengungkapan kasus narkoba. Barang bukti narkotika meningkat signifikan, dengan total penyitaan 40 Kg shabu, 47 Kg ganja, dan 6.256 butir ekstasi. “Kami berhasil menyelamatkan puluhan ribu jiwa dari dampak penyalahgunaan narkotika,” tandas Kholid.
Sementara itu, program ketahanan pangan juga menjadi prioritas, dengan 257 hektare lahan yang telah dikelola untuk pertanian, peternakan, dan perikanan, demi mendukung kesejahteraan masyarakat NTB.
Laporan akhir tahun tersebut sekaligus menunjukkan kinerja kepolisian sepanjang tahun 2024 yang diharapkan terus membaik pada tahun mendatang. (SR)






