SUMBAWA BESAR, samawarea.com (31 Desember 2024) – Narkoba menjadi kasus tertinggi yang berhasil diungkap jajaran Polres Sumbawa.
Dalam jumpa pers pengungkapan kasus sepanjang tahun 2024, Kapolres Sumbawa, AKBP Bagus Nyoman Gede Junaedi, SH, S.IK, M.AP., Selasa (31/12), menyebutkan, pada tahun ini tercatat 87 kasus narkoba dengan 126 tersangka yang diungkap jajarannya. Jumlah ini meningkat dibandingkan tahun 2023 lalu yang mencapai 73 kasus dengan 99 tersangka.
Untuk barang bukti, tidak ada ganja di tahun 2023, sementara 2024 sebanyak 545 gram. Sementara shabu 701,75 gram tahun 2023, meningkat pada tahun 2024 seberat 3.167,59 gram tahun 2024. Sedangkan Tramadol 1.200 butir tahun 2023, dan tahun 2024 nihil. Namun terdapat 42 butir ekstasi di tahun 2024. Para pelaku yang tertangkap berasal dari beragam profesi dari petani, sopir, tukang, pelajar, mahasiswa dan polisi.
Setelah kasus narkoba, lanjut Kapolres, urutan kedua adalah kasus curat 69 kasus meningkat dibandingkan tahun 2023 sebanyak 59 kasus. Kemudian, curanmor dari 41 kasus tahun 2023 menurun pada tahun 2024 yang hanya 20 kasus.
Selanjutnya curas hanya 5 kasus menurun dibandingkan tahun 2023 sebanyak 11 kasus. Sedangkan untuk program 100 hari (Asta Cita) Presiden Prabowo, yakni 2 kasus judi online, dan 2 kasus TPPO.
Untuk bidang lalulintas, tercatat 3.142 tilang, dominan roda dua sebanyak 2.802 tilang. Penindakan ini dilakukan selain knalpot racing, juga kelengkapan, surat surat, berboncengan lebih dari 1, lawan arus, menggunakan HP di jalan, tidak menggunakan helm, dan lainnya.
“Intinya kami dari Polres Sumbawa berkomitmen menciptakan keamanan dan ketertiban di tengah–tengah masyarakat. Namun kami tidak bisa bekerja sendiri karena keterbatasan personel, sehingga perlu dukungan dari semua pihak,” tandasnya.
Turut hadir dalam jumpa pers, Bupati Sumbawa diwakili Asisten III Sekda, Waka III DPRD Sumbawa, Dandim Sumbawa, Wakapolres Sumbawa, Kajari, Ketua PN, Kepala BNNK Sumbawa, Kalapas, Kepala Bandara, Kepala Imigrasi, Ketua MUI, Kepala Kemenag, Ketua FKLE, Ketua PWI Sumbawa, para Kasat dan Kasi di jajaran Polres, tokoh agama, serta tokoh masyarakat. (SR)






