KPU Sumbawa Barat Gelar Media Gathering untuk Evaluasi Pilkada

oleh -354 Dilihat

Sumbawa Barat, Samawarea.com ( 23/12/2024)

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sumbawa Barat menggelar media gathering pada Senin, 23 Desember 2024, di Aula Kedai Sawah. Acara ini menjadi momen penting untuk menyampaikan evaluasi terhadap pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serta berbagi pandangan tentang langkah-langkah perbaikan untuk Pilkada di masa depan.

Dalam suasana yang penuh keakraban, Ketua KPU Sumbawa Barat, Herman Jayadi, S.AP, mengapresiasi peran serta media yang telah mendukung suksesnya setiap tahapan Pilkada. Ia juga menyoroti beberapa catatan penting yang menjadi perhatian pihaknya untuk memastikan pelaksanaan Pilkada yang lebih baik di tahun-tahun mendatang.

“Kami sangat menghargai sinergi yang telah terjalin dengan media selama proses Pilkada. Media berperan vital dalam memastikan informasi yang benar sampai ke masyarakat, terutama di setiap tahapan Pemilu,” kata Herman dalam sambutannya.

Herman kemudian membagikan sejumlah evaluasi penting terkait perjalanan Pilkada Sumbawa Barat. Salah satu tantangan yang disorot adalah keterlambatan dalam penyusunan regulasi yang seringkali tergantung pada KPU RI. Meskipun demikian, ia menegaskan bahwa pihaknya terus berupaya agar semua tahapan dapat berjalan lancar dengan sebaik-baiknya.

“Penyusunan regulasi memang sering mengalami keterlambatan, namun kami tetap berkomitmen untuk memastikan bahwa semua tahapan Pilkada bisa berlangsung secara optimal,” ujar Herman.

Tak hanya itu, tantangan dalam perekrutan badan adhoc, seperti Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS), juga menjadi sorotan. Antusiasme masyarakat untuk bergabung dalam badan adhoc sempat minim, namun berkat dukungan media, hal ini dapat diatasi dengan baik.

“Dukungan media sangat besar dalam mengatasi kekurangan jumlah petugas, terutama dalam memotivasi masyarakat untuk turut berpartisipasi dalam menyukseskan Pilkada,” tambahnya.

Selain itu, masalah pemutakhiran data pemilih menjadi sorotan utama, terlebih terkait dengan insentif yang dirasa kurang memadai bagi Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (Pantarlih). Berkat bantuan pemberitaan media, tantangan tersebut akhirnya dapat diselesaikan dengan baik.

Herman juga menyampaikan evaluasi mengenai pemetaan Tempat Pemungutan Suara (TPS), yang sempat menjadi masalah. Beberapa TPS terlalu jauh dari tempat tinggal pemilih, berpotensi mengurangi partisipasi masyarakat dalam menggunakan hak pilihnya.

“Isu pemetaan TPS ini menjadi perhatian serius kami. Ke depannya, kami akan memastikan TPS lebih terjangkau bagi masyarakat, agar partisipasi lebih optimal,” kata Herman.

Meski ada beberapa kendala, hasil Pilkada kali ini patut diapresiasi. KPU Sumbawa Barat berhasil mencapai tingkat partisipasi pemilih yang melebihi target, yakni 83,79 persen untuk Pemilihan Gubernur dan 83,26 persen untuk Pemilihan Bupati, jauh lebih tinggi dari target KPU yang sebesar 81 persen.

“Tingkat partisipasi yang mencapai 83 persen lebih ini menunjukkan bahwa masyarakat Sumbawa Barat sangat percaya terhadap proses demokrasi. Ini adalah hasil kerja keras semua pihak, termasuk media,” ungkap Herman dengan bangga.

Herman berharap, melalui media gathering ini, sinergi antara KPU dan media bisa terus terjalin dengan baik. Ia juga menyampaikan terima kasih atas segala dukungan yang diberikan oleh wartawan selama pelaksanaan Pilkada.

“Terima kasih banyak kepada teman-teman media yang telah aktif mengekspos setiap tahapan Pilkada. Semoga kerjasama ini terus berlanjut untuk menciptakan demokrasi yang lebih baik di masa mendatang,” tutupnya.

bawaslu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *