SUMBAWA BESAR, samawarea.com (1 Oktober 2024) – Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Sumbawa, Hj. Dewi Noviany S.Pd., M.Pd – Ir. Talifuddin M.Si (Novi Talif) mengemukakan strateginya untuk menurunkan angka kemiskinan di Kabupaten Sumbawa.
Dalam Debat Publik Pilkada Sumbawa yang digelar perdana oleh KPU Sumbawa di La Grande Grand Sumbawa Hotel, Kamis (31/10), pasangan nomor urut 1 yang diusung PKS, PPP dan Demokrat ini akan memfokuskan pengembangan tiga sektor utama yaitu pertanian, peternakan, dan perikanan. Tiga sektor ini menjadi profesi utama bagi sebagian besar masyarakat Sumbawa, yang mayoritas hidup di bawah garis kemiskinan.
Dalam rencana yang diusulkan, untuk sector pertanian, Pasangan Novi Talif berkomitmen untuk meningkatkan produksi petani melalui pengadaan 100 sumur bor. Dengan fasilitas ini, diharapkan petani dapat meningkatkan frekuensi panen menjadi tiga kali setahun, yang tentu akan berdampak signifikan terhadap pendapatan mereka.
Di sektor peternakan, strategi akan difokuskan pada pemeliharaan ternak yang baik. Dengan peningkatan kualitas dan jumlah ternak, diharapkan peternak dapat memenuhi standar yang dibutuhkan oleh konsumen, sehingga menghasilkan keuntungan yang lebih baik.
Sementara sektor perikanan juga diidentifikasi memiliki potensi besar. Khususnya, budidaya lobster di Kecamatan Labangka diharapkan bisa menjadi sumber pendapatan yang signifikan. Pangsa pasar yang jelas, termasuk peluang ekspor ke beberapa negara, diharapkan dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat nelayan.
Pasangan Novi Talif optimis bahwa dengan pengembangan ketiga sektor ini, akan tercipta peluang kerja yang lebih banyak dan pendapatan yang lebih baik bagi masyarakat Sumbawa. Dengan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat, Novi Talif percaya bahwa penurunan angka kemiskinan di daerah ini dapat tercapai secara berkelanjutan.
Selain itu, pasangan Novi Talif juga berencana untuk menyediakan pelatihan dan pendidikan bagi para petani, peternak, dan nelayan. Dengan program pendidikan yang tepat, mereka dapat meningkatkan keterampilan dan pengetahuan mengenai teknik pertanian modern, manajemen peternakan yang efisien, serta praktik budidaya perikanan yang ramah lingkungan.
Peningkatan akses terhadap teknologi dan informasi juga menjadi bagian dari strategi ini. Novi Talif berkomitmen untuk memperkenalkan aplikasi pertanian dan perikanan yang dapat membantu masyarakat mengelola usaha mereka dengan lebih baik, termasuk dalam hal pemasaran produk. Dengan memanfaatkan teknologi, diharapkan produk lokal dapat mencapai pasar yang lebih luas dan mendapatkan harga yang lebih baik.
Dari sisi infrastruktur, rencana pembangunan jalan dan fasilitas pendukung lainnya juga akan diprioritaskan. Akses yang lebih baik menuju daerah pertanian dan perikanan diharapkan dapat mempercepat distribusi produk, mengurangi biaya transportasi, dan pada akhirnya meningkatkan daya saing produk lokal. (SR)






