BAZNAS Sumbawa Tegaskan Penyaluran Bantuan Tak Terkait Politik

oleh -572 Dilihat

SUMBAWA BESAR, samawarea.com (14 November 2024) – Gencarnya Baznas Sumbawa menyalurkan bantuan sempat mendapat sorotan oknum masyarakat. Pasalnya, bantuan itu disalurkan bertepatan dengan momen Pilkada Sumbawa.

Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sumbawa, H Ali Tunru S.Sos mengatakan bahwa bantuan yang diberikan Baznas tidak ada kaitannya dengan politik, apalagi ditunggangi oleh calon manapun.

Bantuan itu murni diberikan untuk menyampaikan amanat dari penyalur zakat infaq dan shodakoh yang dikumpulkan dan dikelola jajarannya secara amanah yang kemudian disalurkan bagi kepentingan umat.

Penyaluran bantuan ini ungkap Haji Ali sudah rutin dilakukan setiap tahun, dan bukan kali ini saja tapi jauh sebelum momen Pilkada. Zakat infaq dan shodakoh ini harus disalurkan dan dihabiskan.

“Hasil pengumpulan tahun ini harus dihabiskan dalam tahun ini juga, tapi bukan dilakukan sekaligus melainkan secara bertahap melalui berbagai program unggulan Baznas, yaitu Baznas Sumbawa Makmur, Sumbawa Sehat, Sumbawa Cerdas, Sumbawa Peduli dan Baznas Sumbawa Taqwa,” bebernya.

Ia tak menampik adanya kecurigaan oknum-oknum tertentu yang mengaitkan program Baznas ini dengan kepentingan politik. “Mungkin karena momennya. Jangan karena momen politik amanah ini tersendat. Harus disalurkan apapun momennya, karena bantuan ini tidak terkait politik,” tegasnya lagi.

Sampai saat ini kata Haji Ali, selain menyalurkan bantuan, Baznas Sumbawa gencar melakukan sosialisasi Perda dan Perbup No. 24 Tahun 2022 tentang Teknis Pengelolaan dan Pengumpulan Zakat, sekaligus menyampaikan hasil pengumpulan dan penyaluran serta program yang sudah dilaksanakan Baznas.

“Kami berkewajiban menyampaikan kepada semua OPD termasuk di tingkat kecamatan dengan menghadirkan hukum masjid tokoh aama tokoh masyarakat dan kepala desa. Ini harus diketahui para pejabat di semua tingkatakan sehingga nantinya mereka dapat membentuk Unit Pengumpukan Zakat (UPZ) di lingkup kerjanya,” jelas Haji Ali.

Menurutnya, sosialisasi ini sudah dilaksanakan sejak 2023 lalu. Bagi kecamatan yang belum tersentuh pada tahun 2023, dilanjutkan tahun 2024. “Inilah yang kita lakukan hingga menjelang akhir tahun ini. Sembari menyalurkan bantuan ketika ada yang membutuhkan sesuai dengan program unggulan yang ada pada Baznas Sumbawa,” pungkasnya. (SR)

bawaslu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *