Testimoni Ketua PKPI Sumbawa untuk Haji Mo: Beliau Pekerja dan Pemimpin yang Ikhlas

oleh -674 Dilihat

SUMBAWA BESAR, samawarea.com (15 Oktober 2024) – Mantan Anggota DPRD Sumbawa tiga periode, Muhammad Saad yang juga Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI), menilai Calon Bupati Drs. H. Mahmud Abdullah (Haji Mo), adalah orang yang ikhlas.

Sebelumnya Saad mengaku pernah menjadi lawan politik Haji Mo saat Pilkada Sumbawa 2020 lalu. Ketika Haji Mo menang dan menjadi Bupati Sumbawa, apa yang diusulkannya untuk kepentingan masyarakat di wilayahnya, Dapil 5 (Rhee, Utan, Buer, Alas, dan Alas Barat) selalu disetujui. Banyak program yang digelontorkan.

Ini menunjukkan keikhlasan Haji Mo sebagai seorang pemimpin untuk seluruh masyarakat termasuk lawan politiknya. Haji Mo juga dikenal sebagai pemimpin yang jujur dan bersahaja. Tidak pernah terdengar Haji Mo tersangkut masalah baik moral maupun hukum. Selain itu Haji Mo adalah pekerja, bukan tipe penjanji dan tidak banyak bicara.

“Beliau tidak banyak bicara tapi langsung mengeksekusi program yang menjadi hajat hidup orang banyak,” kata Saad memberikan testimoni saat kampanye pasangan Mo—BJS di hadapan ratusan warga Desa Kalimango, Kecamatan Alas, Selasa (15/10/2024).

Selain itu Haji Mo bukan orang lain di Alas. Mertuanya berasal dari Alas. Demikian juga pasangannya Calon Wakil Bupati, H. Burhanuddin Jafar Salam (BJS) adalah orang tuanya asli asal Karang Dalam, Kecamatan Alas.

Menurut Saad, Mo-BJS didukung oleh para tokoh masyarakat, termasuk Ketua NWDI Alas. Karena itu Ia menghimbau masyarakat untuk memberikan dukungan dan doa tulus ikhlas kepada pasangan Mo-BJS guna melanjutkan pembangunan yang sudah berjalan baik. Ia mengingatkan warga setempat mewaspadai politik uang dari orang yang belum memikirkan pembangunan di Alas khususnya wilayah Kalimango.

Tak hanya Muhammad Saad, mantan anggota DPRD lainnya, Agus Salim Bawa Mengas juga mengutarakan hal yang sama. Dikatakannya, Haji Mo sudah berbuat dan tinggal melanjutkannya. “Kita bukan coba-coba memilih pemimpin. Pilihlah pemimpin yang sudah berbuat, bukan yang menjadi pemimpi dan penghayal,” pungkasnya. (SR)

bawaslu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *