SUMBAWA BESAR, samawarea.com (11 Oktober 2024) – Kabupaten Sumbawa membutuhkan anggaran ratusan milyar rupiah untuk membangun infrastruktur kesehatan dan pendidikan pada tahun 2025.
Hal ini terungkap dalam Rapat Koordinasi Perangkat Daerah yang dipimpin Pjs. Bupati Sumbawa, Dr. Najamuddin Amy di Aula Lantai 1 Kantor Bupati Sumbawa, Kamis (10/10/24).
Disebutkan Doktor Najam yang didampingi Sekda Dr. Budi Prasetiyo dan Kepala Bappeda, E.S. Adi Nusantara, S.Sos., MT, untuk infrastruktur kesehatan, pentingnya pembangunan RSUD Sumbawa, yang merupakan bagian dari program RS Lengkap Berkualitas di daerah.
Karena itu pembangunan RSUD ini membutuhkan anggaran sebesar Rp 322,2 miliar. Untuk mendapatkan anggaran ini, pemerintah daerah akan berkoordinasi dengan pemerintah pusat serta provinsi terkait pendanaannya.
Kemudian di bidang pendidikan, program renovasi sekolah juga menjadi fokus utama. Direncanakan untuk merenovasi 371 ruang kelas SD dan 82 ruang kelas SMP. Total anggaran yang diperlukan untuk renovasi ini diperkirakan mencapai Rp 109,9 milyar, terdiri dari Rp 87,8 miliar untuk SD dan Rp 22,1 miliar untuk SMP.
Selain kesehatan dan pendidikan, program ketahanan pangan juga menjadi perhatian. Ditambahkan Kepala Bappeda bahwa cetak sawah baru seluas 2.500 hektar akan dilaksanakan di Kabupaten Sumbawa dengan estimasi anggaran sebesar Rp 50 miliar. Proyek ini harus dibarengi dengan infrastruktur pendukung seperti sumur bor dan irigasi untuk memastikan keberhasilannya. (SR)






