Pemerintah Terapkan Teknologi di Wilayah Pesisir, Rubah Air Payau Jadi Air Minum

oleh -762 Dilihat

SUMBAWA BESAR, samawarea.com (19 Oktober 2024) – Wilayah pesisir Sumbawa kini menghadapi krisis air bersih yang semakin parah. Selain kemarau panjang, dan sumur masyarakat mongering, juga sumber air tanah yang tersedia terasa payau. Kondisi ini memaksa masyarakat untuk membeli air dengan harga yang semakin tinggi, sehingga menguras kantong mereka.

Seperti yang terjadi di Dusun Labuhan Terata, Desa Labuhan Kuris, Kecamatan Lape, saat Pjs Bupati Sumbawa, Dr. Najamuddin Amy S.Sos., MM berkunjung sekaligus melakukan droping air bersih bersama BPBD, Sabtu (19/10/24).

Menanggapi permasalahan ini, Pjs Bupati Sumbawa, Dr. Najamuddin Amy, S.Sos., MM, menyampaikan bahwa pemerintah telah merencanakan program deliniasi untuk mengolah air payau menjadi air siap minum. “Kami berkomitmen untuk menyelesaikan masalah ini dan memastikan masyarakat mendapatkan akses air bersih yang layak,” ujar Najamuddin.

Saat ini, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bapeda) dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersama dinas terkait tengah berupaya merealisasikan rencana tersebut. “Inovasi dan teknologi menjadi salah satu fokus dalam penanganan masalah air, dengan target agar pada tahun 2025, pemanfaatan air payau dapat digunakan sebagai air minum,” tambahnya.

Diharapkan, langkah ini dapat memberikan solusi jangka panjang untuk masalah air bersih di Sumbawa, dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat di wilayah pesisir.

Dr. Najamuddin juga menekankan pentingnya partisipasi masyarakat dalam menjaga dan memanfaatkan sumber daya air dengan bijaksana. “Kami akan mengedukasi masyarakat tentang pengelolaan air dan pentingnya konservasi, sehingga kita dapat bersama-sama mengatasi krisis ini,” katanya.

Selain itu, pemerintah daerah berencana untuk melibatkan pihak swasta dan lembaga non-pemerintah dalam program ini. Kerja sama tersebut diharapkan dapat mempercepat proses teknologi pengolahan air dan memberikan akses yang lebih baik kepada masyarakat.

Kades Labuhan Kuris, Zubaidi HM menyambut positif perhatian Pjs Bupati Sumbawa. Ia berharap agar solusi yang direncanakan dapat segera terealisasi. “Kami sudah terlalu lama menghadapi masalah ini. Jika air payau bisa diolah menjadi air bersih, itu akan sangat membantu kehidupan sehari-hari kami,” ungkapnya.

Dengan langkah konkret yang diambil oleh pemerintah daerah, diharapkan dalam waktu dekat, masyarakat Sumbawa dapat menikmati air bersih yang layak dan meningkatkan kualitas hidup masyarakatnya. (SR)

bawaslu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *