Novi Talif akan Jadikan Sumbawa Daerah Swasembada Pangan

oleh -593 Dilihat

SUMBAWA BESAR, samawarea.com (24 Oktober 2024) – Calon Wakil Bupati Sumbawa nomor urut 1, Ir. Talifuddin M.Si, menegaskan komitmennya untuk menjadikan Sumbawa sebagai daerah swasembada pangan. Pernyataan ini disampaikan saat kunjungan ke warga Desa Rhee Dalam, Kecamatan Rhee, Kamis, 24 Oktober 2024, dalam rangka kampanye Pilkada.

Talifuddin menekankan pentingnya pengembangan sektor pertanian dan memastikan distribusi pupuk yang lancar dan merata. “Kami bertekad menjadikan Sumbawa swasembada pangan. Kami pastikan tidak ada lagi petani yang kesulitan mendapatkan pupuk. Dengan pengalaman saya di bidang pertanian, saya tahu betul bagaimana mengelola distribusi pupuk yang merata bagi petani,” ujar Talif.

Talifuddin juga mengajak masyarakat Rhee untuk memberikan dukungan dan memenangkan pasangan Novi-Talif. Ia menegaskan bahwa pertanian akan menjadi prioritas utama jika terpilih. Komitmen ini menunjukkan fokus pasangan calon dalam meningkatkan kesejahteraan petani dan ketahanan pangan di daerah tersebut.

Dengan visi yang jelas dan pengalaman yang dimiliki, Talifuddin optimis dapat merealisasikan program-program yang bermanfaat bagi masyarakat Sumbawa.

Talifuddin juga mengungkapkan bahwa pengembangan pertanian tidak hanya akan berfokus pada peningkatan produksi, tetapi juga pada peningkatan kualitas hasil pertanian. “Kami ingin memastikan bahwa produk pertanian Sumbawa tidak hanya cukup untuk kebutuhan lokal, tetapi juga memiliki daya saing di pasar yang lebih luas,” tambahnya.

Dalam dialog bersama warga, Talifuddin mendengarkan berbagai aspirasi dan tantangan yang dihadapi para petani. Banyak dari mereka mengungkapkan kesulitan dalam mendapatkan pupuk serta kurangnya akses terhadap teknologi pertanian modern.

Menanggapi hal tersebut, Talifuddin berkomitmen untuk memfasilitasi pelatihan dan penyuluhan bagi petani agar mereka dapat memanfaatkan teknologi terbaru dan praktik terbaik dalam bertani.

Ia juga menjelaskan rencananya untuk menjalin kemitraan dengan berbagai pihak, termasuk institusi penelitian dan organisasi non-pemerintah, untuk mendukung pengembangan sektor pertanian di Sumbawa.

“Kita perlu bekerja sama dengan semua pihak untuk mencapai tujuan swasembada pangan ini. Dengan kolaborasi yang baik, saya yakin kita bisa mengatasi berbagai kendala yang ada,” ungkap Talif. (SR)

bawaslu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *