SUMBAWA BESAR, samawarea.com (18 Oktober 2024) – Kampanye Tatap Muka Calon Bupati Petahana, nomor urut 4, Drs. Mahmud Abdullah (Haji Mo), berdialog dengan warga di Desa Sempe dan Desa Berang Rea, Kecamatan Moyo Hulu, Kamis (17/10/2024).
Seorang petani setempat, Wahab, menanyakan mengenai harga jagung yang selama ini meresahkan para petani. Sebab harga yang rendah dan murah tidak sebanding meningkatnya harga bibit, langkanya pupuk, dan mahalnya harga pestisida.
“Kami menangis saat selesai panen. Hutang dan pemasukan tidak sesuai dengan pengeluaran. Kapan kami merasakan harganya stabil?” ujar Wahab.
Warga lainnya, Hijir AR mengeluhkan sulitnya akses komunikasi khususnya internet. “Masalah komunikasi yang kami butuhkan akses internet. BTS di sini hanya diakses terbatas, tolong ditambah kapasitasnya,” pinta Hijir.
Warga Desa Sempe juga berharap adanya perbaikan dan pembuatan cek dam atau Reban Bo’ yang sudah rusak dibawa banjir beberapa tahun lalu. Harapan ini sesuai dengan salah satu program Mo-BJS mengenai peran P3A. Di Desa Berang Rea, warga meminta perbaikan salah satu titik deker ruas jalan menuju desa yang rawan ambruk.
Terhadap harapan dan aspirasi warga di dua desa ini, Haji Mo yang saat ini masih sebagai Bupati Sumbawa memberikan jawaban. Khusus masalah jagung, Haji Mo berencana akan mengundang investor untuk mendirikan pabrik pakan ternak dari bahan dasar jagung.
Dengan adanya pabrik ini harga jagung akan lebih bagus. Haji Mo mengaku saat menjabat Wakil Bupati Sumbawa, Sumbawa mengekspor jagung pertama kali ke Filipina tapi ternyata tidak bisa membantu menaikan harga jagung.
“Makanya sangat dibutuhkan adanya pabrik pakan ternak di Sumbawa. Sudah saya bicarakan dengan Fahri Hamzah untuk hilirirasi karena hubungannya dengan Menteri Pertanian cukup bagus,” tandas Haji Mo.
Mengenai sinyal internet di Desa Sempe, Haji Mo segera berkomunikasi dengan Kementerian Kominfo untuk menambah kapasitas sinyal di desa tersebut. Kemudian pembangunan cekdam yang sudah rusak dan pengaturan irigasi, Cabup Petahana ini menegaskan akan diupayakan, termasuk meningkatkan peran P3A.
Soal deker ruas jalan yang rawan ambruk, Haji Mo akan meminta Dinas PU mengecek dan menanganinya. “Semua aspirasi masyarakat akan kami realisasikan, syaratkan menangkan Mo-BJS,” cetusnya. (SR)






