Kementerian LH dan Pemda Sumbawa Komit Lestarikan Keanekaragaman Hayati

oleh -339 Dilihat

SUMBAWA BESAR, samawarea.com (12 September 2024) – Keanekaragaman hayati, atau biodiversitas, mengacu pada variasi kehidupan di Bumi dalam semua tingkat organisasi, mulai dari gen, spesies, hingga ekosistem. Melindungi keanekaragaman hayati adalah kunci untuk menjaga keseimbangan dan kesehatan bumi serta memastikan keberlanjutan sumber daya dan ekosistem.

Hal ini menjadi salah satu tujuan digelarnya Lokakarya Penyusunan Status Keanekaragaman Hayati Ekoregion Bali-Nusra yang berlangsung di Sumbawa Seaside Hotel, Rabu (11/9/2024). Kegiatan ini diikuti oleh Kementerian PPN/Bappenas, UNDP Indonesia, Forkopimda Kabupaten Sumbawa, Kepala BKSDA NTB, OPD terkait, serta GIZ Climate and Biodiversity Hub Indonesia selaku pendukung kegiatan ini.

Dalam kesempatan itu, Direktur Lingkungan Hidup Kementerian PPN/Bappenas, Priyanto Rohmattulloh, SE., MA., menyampaikan kegiatan ini penting bagi masyarakat karena banyak sekali potensi hayati di Kabupaten Sumbawa. Apabila dikelola dengan baik, potensi ini dapat memberikan manfaat yang besar. Sebaliknya apabila diekspoloitasi dapat memberikan dampak buruk.

Karenanya, perlu adanya penjagaan dan pelestarian pada ekosistem yang ada di Kabupaten Sumbawa. Untuk mencapai hal tersebut, perlu adanya sinkronisasi dan kolaborasi pemerintah daerah dan pusat.

Hal senada disampaikan Bupati Sumbawa yang diwakili Sekda, Dr. Budi Prasetiyo, S.Sos., M.AP. Saat membuka kegiatan tersebut, Sekda mengatakan Kabupaten Sumbawa memiliki keanekaragaman hayati yang banyak baik di hutan maupun Whale Shark dan Kakatua Jambul Kuning.

Untuk itu kegiatan ini dinilai sangat penting dengan harapan dapat menyelesaikan permasalahan keanekaragaman hayati. Selain itu dapat melestarikan dan mengembangkan keanekaragaman hayati. (SR)

bawaslu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *