SUMBAWA BESAR, samawarea.com (29 Agustus 2024) – Banyak yang akan direalisasikan pasangan Drs. H. Mahmud Abdullah—Burhanuddin Jafar Salam SH MH (Mo-BJS) jika terpilih menjadi Bupati dan Wakil Bupati Sumbawa pada Pilkada Sumbawa 2024 mendatang. Mulai dari peningkatan kesejahteraan petani, peternak dan nelayan, ASN, infrastruktur hingga peningkatan pelayanan pendidikan dan kesehatan.
“Saya ingin menyampaikan beberapa paket kebijakan yang akan menjadi fokus utama kami jika kami diberikan kepercayaan untuk memimpin Kabupaten Sumbawa,” kata BJS—sapaan singkat Bakal Calon Wakil Bupati Sumbawa saat pendaftaran Mo-BJS di Kantor KPU Sumbawa, Kamis (29/8).
Dengan tagline “Barema Mo Jatu Samawa”, BJS berjanji Mo—BJS akan memberikan jaminan keselamatan kerja kepada 20.000 petani dan nelayan di seluruh Kabupaten Sumbawa. Kemudian akan menaikkan insentif tenaga kesehatan dan GTT/PTT dua kali lipat. Mo-BJS juga memberikan Nomor Induk Perangkat Desa (NIPD), untuk menjamin dan meningkatkan tata kelola perangkat desa.
Untuk generasi milenial dan Gen Z; Mo-BJS menyediakan ruang untuk berkreasi dan berinovasi guna membantu mengembangkan bakat dan potensi mereka, serta mendorong perkembangan ekonomi kreatif.
Mo-BJS berkomitmen untuk meningkatkan kapasitas dan daya saing UMKM, memperluas akses pasar, meningkatkan akses terhadap permodalan dan mendorong adopsi teknologi untuk meningkatkan efisiensi.
Demikian dengan P3A, Mo-BJS akan meningkatkan kapasitas dan kinerja P3A dalam mengelola sumber daya air secara efektif dan efisien, serta memastikan distribusi air yang merata untuk keperluan pertanian. Mo-BJS berkomitmen untuk meningkatkan pelayanan publik melalui peningkatan kapasitas dan kesejahteraan ASN.
Selain itu melanjutkan pembangunan jalan dan jembatan, air bersih dan irigasi yang merata untuk masyarakat. Mo-BJS akan memperkuat sinergi dengan semua untuk menghidupkan kembali semangat “Pati Ongong Jaga Hutan” agar hutan tetap terjaga dan memberikan manfaat yang berkelanjutan sekarang dan masa depan.
Perhatian Mo-BJS juga difokuskan untuk destinasi wisata. MO-BJS mengelola destinasi wisata dengan prinsip-prinsip berkelanjutan, termasuk menjaga kebersihan, melindungi keanekaragaman hayati, dan mengurangi dampak negatif pariwisata terhadap lingkungan. Implementasi program “zero waste” di destinasi wisata untuk menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.
“Kami percaya bahwa dengan kebersamaan dan dukungan dari seluruh masyarakat Sumbawa, kita bisa mewujudkan visi kita bersama untuk Sumbawa yang lebih baik, yang lebih berkeadaban, maju, dan berkelanjutan. Dengan semangat “Barema Mo Jatu Samawa,” mari kita bersama-sama melangkah menuju masa depan yang lebih cerah. Kami mohon doa restu dan dukungan dari seluruh masyarakat untuk dapat mengemban tugas ini dengan baik dan amanah,” pungkasnya. (SR)






