SUMBAWA BARAT, samawarea.com (2 Juni 2024) – “Dalam dunia politik yang sering kali diwarnai dengan ketegangan dan persaingan sengit, penting bagi kita untuk mengingat betapa esensialnya menciptakan ruang yang penuh kegembiraan dan sikap santai,” ungkap Fud Syaifuddin ST, Wakil Bupati Sumbawa Barat, saat menyambut kedatangan Gubernur NTB periode 2019 – 2024, Dr. H. Zulkieflimansyah SE., M.Sc di kediamannya Bale Santong, Minggu (2 Juni 2024).
Menurut Bang Fud–sapaannya, politik boleh berbeda, namun yang terpenting adalah bagaimana tetap menjaga ketenangan dan fokus pada kemenangan tanpa harus grasak grusuk. Ia menambahkan bahwa dirinya banyak belajar dari Doktor Zul, seorang mentor politik yang telah membuktikan bahwa sikap tenang dan santai merupakan kunci untuk meraih kesuksesan.
Dr Zul yang tetap menunjukkan ketenangan luar biasa meskipun ditinggalkan oleh pasangannya, mengajarkan pelajaran berharga bahwa dalam politik, tidak ada yang abadi. Setiap perubahan dan perpisahan adalah bagian dari rencana Allah, dan harus menerimanya dengan hati yang lapang.
“Saya juga belajar dari Kak Zul dalam menghadapi situasi serupa. Ketika harus berpisah dengan Bupati, saya menyadari bahwa semua itu adalah kehendak Allah yang mengatur. Dengan mengikuti jejak Kak Zul, saya berharap bisa tetap tenang dan santai dalam menjalani dunia politik,” lanjut Bang Fud, seraya menekankan bahwa politik tidak selalu harus diwarnai dengan ketegangan dan Sumbawa Barat dapat tetap menjadi rumah yang penuh kegembiraan.
Keberhasilan Doktor Zul dalam meraih kemenangan dengan persentase 65% di Sumbawa Barat, ungkap Bang Fud, adalah hasil dari kerja keras dan strategi yang matang. Fud optimis bahwa dengan bersikap santai dan tenang, suara tersebut dapat dipertahankan, bahkan melebihi target di masa mendatang, sehingga masyarakat dapat menyambut demokrasi dengan riang gembira.
Fud juga berpesan kepada masyarakat bahwa meski berbeda dalam pandangan politik, harus tetap menjaga ruang yang gembira dan fokus pada tujuan bersama. “Semoga kita bisa terus belajar dari Kak Zul dan menjadikan Sumbawa Barat tempat yang lebih baik untuk kita semua,” tuturnya.
Sementara itu, Dr Zul yang hadir di acara tersebut mengaku terkesan dengan sambutan luar biasa dari Wabup Sumbawa Barat dan masyarakat di Bale Santong. “Mudah-mudahan politik ini menjadi ruang silaturahmi yang baik bagi kita semua. Jangan karena politik kita berpecah belah yang akan mengakibatkan kita kehilangan arah tujuan,” ujarnya.
Dr. Zul juga menekankan bahwa dalam politik, dinamika adalah hal yang wajar. “Sebagai seorang politikus, kita harus siap dengan segala dinamika yang terjadi agar kita tetap bisa rasional dalam melangkah,” katanya.
Ia mencontohkan pengalamannya bersama Ummi Rohmi yang pernah memimpin NTB dan berkomitmen untuk melanjutkan ke periode kedua, namun harus berpisah karena dinamika yang terus berkembang. Hal ini, menurut Dr. Zul adalah sesuatu yang wajar dalam dunia politik.
Dengan semangat ini, Ia berharap agar politik di Sumbawa Barat tetap berjalan dengan riang gembira tanpa ketegangan yang tidak perlu, sehingga tujuan bersama untuk kemajuan daerah dapat tercapai dengan baik. (HEN/SR)






