PDIP NTB Finalkan Pasangan Rohmi-Firin

oleh -1276 Dilihat

MATARAM, samawarea.com (20 Mei 2024) – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Provinsi NTB menggelar rapat DPD yang diperluas dengan dihadiri jajaran Ketua, Sekretaris dan Bendahara Dewan Pimpinan Cabang (DPC) di 10 kabupaten/kota di NTB.

Rapat yang berlangsung di kantor DPD PDI Perjuangan setempat, Senin, 20 Mei 2024 ini dipimpin Ketua DPD PDI Perjuangan NTB H. Rachmat Hidayat guna membahas persiapan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) V di kawasan Ancol, Jakarta pada 24-26 Mei 2024 mendatang dan perhelatan Pilkada serentak 2024.

Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan NTB H. Ruslan Turmudzi, menegaskan bahwa pihaknya siap tegak lurus pada apapun keputusan rakernas kelima tesebut. “DPD PDI Perjuangan NTB dan 10 DPC PDI Perjuangan kabupaten/kota, siap tegak lurus dan siap melaksanakan apapun keputusan DPP dalam Rakernas tersebut,” tegas Ruslan.

Didampingi Sekretaris DPD PDI Perjuangan NTB Dr Hakam Ali Niazi dan para Ketua DPC se-NTB. Ruslan mengaku bahwa semua Ketua DPC di 10 kabupaten/kota di NTB, sudah melaporkan kondisi perpolitikan dan pendaftaran yang sudah dilakukan untuk para calon kepala daerah di masing-masing wilayahnya.

Untuk Pilkada Gubernur 2024, pihaknya sudah final akan mengusung pasangan bakal calon gubernur dan calon wakil gubernur, Dr. Hj Sitti Rohmi Djalilah dan Dr HW Musyaifirin ke DPP.

Menurut Anggota DPRD NTB ini, keputusan mengusung duet Sitti Rohmi Djalilah dan HW Musyaifirin, dipicu telah adanya butir kesepakatan antara kedua figur tersebut untuk bersama dalam Pilgub NTB 2024. Selanjutnya, duet tesebut melakukan survei untuk melihat trend dan arah kecenderungan para pemilih di Provinsi NTB dalam Pilgub kali ini.

“Sesuai informasi Pak Musyaifirin yang langsung berkomunikasi dengan Ibu Rohmi, bahwa untuk posisi syarat dukungan parpol, yakni sebanyak 13 kursi akan dilengkapi untuk mengisi syarat pengusungan bakal calon gubernur dan bakal calon wakil gubernur,” kata Ruslan.

Ia mengaku bahwa dengan komposisi koalisi PDI Perjuangan dan Perindo sesuai hasil Pemilu 2024, tentunya kedua parpol baru mengumpulkan sebanyak tujuh kursi. Sebab, PDI Perjuangan meraup empat kursi dan Perindo sebanyak tiga kursi. Sehingga, masih kurang syarat parpol yakni, enam kursi. Karena itu, pemenuhan kekurangan syarat minimal terus dilakukan komunikasi.

“Sejauh ini, kekurangan kursi tengah dilakukan komunikasi dengan parpol lainnya. Yakni, PPP, Hanura hingga PKB. Intinya, tiket Pilgub 2024, insya Allah aman,” tegas Ruslan.

Terkait deklarasi pasangan Sitti Rohmi Djalilah dan HW Musyaifirin, menurut Ruslan, masih menunggu keputusan dari DPP masing-masing partai. “Untuk PDI Perjuangan akan kita sampaikan di Forum Rakernas. Sedangkan, Perindo kita belum tahu. Intinya deklarasi akan menunggu keputusan masing-masing DPP,” ucap dia. (SR)

bawaslu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *