Korupsi Dana PIP, Mantan Kepala SMPN 4 Bayan Digelandang ke Kejaksaan

oleh -792 Dilihat

LOMBOK UTARA, samawarea.com (20 Maret 2024) – Penyidik Unit Tindak Pidana Korupsi Satuan Reserse Kriminal Polres Lombok Utara berhasil menuntaskan penanganan kasus dugaan penyimpangan dana Program Indonesia Pintar (PIP) tahun 2018 dan 2019.

Hal ini ditandai dengan penyerahan tersangka berinisial HY–mantan Kepala SMP Negeri 4 Bayan ke Jaksa Penuntut Umum di Kejaksaan Negeri Mataram, Selasa (19 Maret 2024).

Penyerahan ini merupakan bagian dari proses penyidikan yang telah dimulai sejak November 2021, dengan dikeluarkannya Laporan Polisi dan Surat Perintah Penyidikan.

Penyidikan ini berujung pada penerbitan Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan dan Surat Pemberitahuan hasil penyidikan yang menyatakan berkas perkara atas nama tersangka HY telah lengkap.

Baca Juga  Wagub: Setiap Program Harus Punya Target yang Jelas dan Terukur

Kapolres Lombok Utara AKBP Didik Putra Kuncoro, S.IK, M.Si melalui Kasat Reskrim IPTU Gufron Subekli, SH, mengungkapkan bahwa kasus ini berkaitan dengan penyalahgunaan dana Program Indonesia Pintar (PIP) yang bersumber dari APBN tahun 2018 dan 2019.

“Penyalahgunaan dana tersebut telah mengakibatkan kerugian negara sebesar Rp. 124.130.000, sesuai dengan hasil perhitungan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) perwakilan provinsi NTB,” ungkap IPTU Gufron, Selasa, 19 Maret 2024.

Tindakan yang dilakukan tersangka HY melanggar pasal 2 Ayat (1) dan pasal 3 UU RI Nomor 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, yang telah diubah dengan UU RI No. 20 tahun 2001 dengan ancaman pidana penjara maksimal 20 tahun penjara dan denda maksimal 1 miliar.

Baca Juga  Arus Pendek, Tiga Rumah Hangus

“Penyerahan tersangka dan barang bukti ini menandai langkah penting dalam proses hukum yang sedang berlangsung dan komitmen aparat penegak hukum dalam memberantas korupsi,” imbuhnya.

Proses hukum selanjutnya akan dilanjutkan oleh Kejaksaan Negeri Mataram, yang akan melakukan penuntut sesuai dengan proses hukum berikutnya terhadap tersangka,” pungkasnya. (SR)

pilkada mahkota rokok NU
Azzam

Response (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *