SUMBAWA BESAR, samawarea.com (21 Januari 2024) – Warga di Dusun Kauman Desa Labuhan Sumbawa Kecamatan Badas, Kabupaten Sumbawa, geger. Pasalnya, salah seorang setempat, Nurul Wahyudi (37), ditemukan tewas bersimbah darah di Jalan Kauman II depan Kost Bintang, Sabtu (20/1/24) malam pukul 22.30 Wita. Tubuhnya penuh luka bacokan senjata tajam.
Namun hanya dalam waktu satu jam, pelakunya berhasil diringkus Tim Opsnal Reserse dan Kriminal (Reskrim) Polres Sumbawa yang dikomandani AIPDA Abdul Razak. Pelaku yang diketahui seorang residivis berinisial RD (23) alias Elang asal Labuhan Bontong Kecamatan Tarano ini ditangkap di wilayah Desa Jorok Kecamatan Unter Iwis. Dari kejadian itu, tim mengamankan sejumlah barang bukti di antaranya sebilah pisau yang diduga digunakan pelaku untuk menghabisi korban.
informasi yang diperoleh samawarea.com, sebelum kejadian pelaku bersama rekannya SG alias Ogi dari kos-kosan belakang Hotel Jayani Desa Karang Dima, berboncengan sepeda motor melintas di Jalan Kauman II depan Kost Bintang, Dusun Kauman, Desa Labuan Sumbawa. Ogi meminta pelaku turun di pertigaan karena Ogi hendak mengambil rokok di rumah mertuanya. Pelaku pun menunggu di pertigaan jalan tersebut.
Tak berselang lama korban melintas dan bertemu pelaku. Entah mengapa keduanya terlibat perkelahian, sehingga pelaku membacok korban menggunakan pisau yang yang sebelumnya dibawa dari kost. Setelah membacok korban beberapa kali, pelaku melarikan diri lalu bersembunyi di Desa Jorok.
Warga yang mendengar keributan keluar dari halaman kost dan sempat melihat pelaku melakukan penganiayaan menggunakan senjata tajam terhadap korban. Warga datang membantu korban yang meminta tolong, sedangkan pelaku melarikan diri menggunakan sepeda motor.
Dari kejadian tersebut korban mengalami luka di sekujur tubuhnya seperti leher, kening, hidung, lengan dan paling parah luka tusukan bagian perut. Korban sempat dilarikan ke Puskesmas Badas, dan dinyatakan meninggal dunia.
Setelah menerima laporan kejadian, Tim Opsnal Polres Sumbawa yang dipimpin AIPDA Abdul Razak melakukan pengejaran dan berhasil menangkap pelaku.
Kapolres Sumbawa, AKBP Heru Muslimin SIK., M.IP yang dikonfirmasi, Minggu (21/1) pagi ini, membenarkan adanya kasus penganiayaan yang menyebabkan korban meninggal dunia. “Pelakunya sudah kami tangkap, sementara ini modus dan motifnya masih kami dalami,” jelasnya. (SR)






