Ketua PDIP NTB Marah, Pelindo Badas Larang Dirikan Terop Pengobatan Gratis

oleh -1190 Dilihat

SUMBAWA BESAR, samawarea.com (16 Desember 2023) – Ketua DPD PDI Perjuangan NTB, Rachmat Hidayat marah sekaligus menyesalkan sikap Pelindo Labuhan Badas yang tidak memberikan ijin pemasangan terop tempat berteduh pasien pengobatan gratis RS Apung Laksamana Malahayati di tanah lapangnya Kawasan Labuhan Badas.

Rachmat mengaku heran dengan kebijakan Pelindo Labuhan Badas yang melarang bakti sosial kemanusiaan pengobatan gratis. “Dari semua Pelabuhan di NTB yang disinggahi RS Apung Laksamana Malahayati, hanya di Labuhan Badas ini tidak diberi ijin. Ada apa ini. Padahal ijin sudah lengkap semua,” tanya Rachmat.

Rachmat menggarisbawahi bahwa pemasangan terop di lapangan terbuka Pelindo Labuhan Badas bukan kampanye melainkan bakti sosial untuk kemanusiaan. “Kenapa tidak diberi ijin seperti di Pelabuhan Lembar, Bangsal KLU, Labuhan Lombok Lotim dan Poto Tano KSB,” sesal Rachmat dengan nada tinggi.

Padahal pihaknya sudah berkordinasi dengan Kadishub NTB, M Faozal terhadap permasalahan ini. Pihak Dishub NTB memberi ijin menggelar pengobatan gratis di Pelabuhan Badas, dan meminta panitia pengobatan gratis menemui pihak Pelindo Badas. Tapi mereka tetap keukeuh dengan keputusannya yakni harus meminta ijin ke atasannya.

Untuk diketahui, pengobatan dan pelayanan kesehatan RS Apung PDIP Laksamana Malahayati di Sumbawa Besar akan berlangsung selama 5 hari. Semua kalangan dapat memanfaatkan momen tersebut tanpa ada diskriminasi sosial. “Mau yang punya BPJS ataupun tidak, silahkan berobat. Semua gratis,” ujar Rachmat.

Dihubungi terpisah, Manager Pelindo Multi Terminal Badas, Deni, belum bisa memberikan klarifikasi terkait keluhan jajaran PDIP atas tidak diberikan izin untuk mendirikan terop tempat berteduh pasien pengobatan gratis RS Apung PDIP Laksamana Malahayati. Ia mengatakan akan meneruskan informasi itu kepada atasannya. (SR)

bawaslu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *