Dewan Pendidikan Sumbawa Hadiri Bedah Raport Pendidikan di Alas Barat

oleh -1044 Dilihat

SUMBAWA BESAR, samawarea.com (16 November 2023) – Dewan Pendidikan Kabupaten Sumbawa menghadiri Bedah Raport Pendidikan dalam rangka menyusun Perencanaan Berbasis Data (PBD) Sekolah Non Program Sekolah Penggerak se-Kecamatan Alas Barat, Kamis (15/11/2023).

Kegiatan yang dipusatkan di SDN 2 Mapin Kebak Kecamatan Alas Barat ini dihadiri Kadis Dikbud Sumbawa yang diwakili Kabid Tenaga Kependidikan, Korwil Pendidikan Kecamatan Alas Barat, Pengawas Sekolah, kepala sekolah, dan operator. Dalam kegiatan tersebut, pelaksanan kegiatan mendatangkan narasumber dari Balai Besar Penjamin Mutu Pendidikan (BBPMP).

Korwil Pendidikan Alas Barat, Basri Husain S.Pd.I dalam sambutannya mengatakan bahwa kegiatan ini sudah terprogram, sebagai upaya dalam meningkatkan wawasan khususnya terkait raport pendidikan.

Ia berharap para peserta serius mengikutinya agar ilmu yang diperoleh dapat tercerna dan diresapi dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan. Sebab narasumber yang dihadirkan merupakan ahlinya dalam membedah raport pendidikan.

Sementara Kades Mapin Kebak, Syirajuddin BE menyambut gembira diselenggarakannya kegiatan tersebut di desanya. Tentunya, kata Kades, dampak positif dari kegiatan ini akan menambah wawasan pendidikan di desanya.

Baca Juga  Pra Musrenbang, Gubernur NTB Minta Perkuat Koordinasi

Ia menyadari bahwa pendidikan sangat penting. Semua pihak bertanggung jawab dalam meningkatkan mutu pendidikan terutama intelektual dan spiritual anak didik. Kondisi pendidikan saat ini diakuinya, sangat berbeda dengan zaman dahulu.

Sekarang ini terjadi degradasi moral di kalangan anak didik. Banyak dari mereka yang terjerat hukum. “Ini menjadi PR kita semua. Bagaimana anak kita ke depan memiliki kemampuan intelektual maupun spiritual sehingga menjadi seseorang yang cerdas dan beriman,” cetusnya.

rokok

Kadis Dikbud Kabupaten Sumbawa yang diwakili Kabid Tendik, Sutan Syahrir menyampaikan apresiasi atas terlaksananya kegiatan tersebut. Ia juga menyatakan salut dengan kolaborasi jajaran sekolah dengan masyarakat di Alas Barat terutama dengan pemerintah desa dalam meningkatkan mutu pendidikan dan mengatasi berbagai persoalan pendidikan. Karena menurut Sutan, semua pihak memiliki tanggung jawab yang sama terutama dalam menciptakan generasi yang cerdas dan beriman.

Dalam kesempatan itu, Sutan mengingatkan jajaran sekolah untuk menciptakan proses belajar mengajar yang aman dan nyaman. Ia tidak ingin kasus di KSB terulang yang menyebabkan seorang guru harus duduk di kursi pesakitan akibat terjerat hukum.

Baca Juga  Purna Siswa SMPN 7 Plampang, Jaring 10 Lulusan Terbaik

“Hindari tindakan fisik terhadap anak didik, karena sudah banyak guru yang berurusan dengan hukum karena melakukan tindakan kekerasan,” tandasnya.

Sebelumnya Ketua Dewan Pendidikan Kabupaten Sumbawa (DPKS), Jamhur Husain menyampaikan beberapa hal terkait keberadaan DPKS. Dijelaskan JH—sapaan akrabnya, DPKS memiliki tugas strategis di antaranya memberikan pertimbangan kepada pemerintah, memberikan dukungan kepada Dikbud bagaimana meningkatkan mutu pendidikan, melakukan monitoring dan evaluasi (Monev) terhadap kepsek dan komite maupun kondisi fisik sekolah, serta memberikan laporan tahunan kepada Bupati.

Terkait dengan kasus yang menjerat guru dan siswa, JH mengakui sudah banyak kasus yang ditangani. Bukan hanya kasus penganiayaan guru terhadap siswa, namun juga melakukan advokasi terhadap siswa yang menjadi korban pelecehan seksual, serta bersama BNN Kabupaten memberikan atensi kepada anak didik yang terlibat narkoba. (SR)

rokok pilkada mahkota NU

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *