Cegah Stunting di Luk, Mahasiswa UTS Buat Makanan Pendamping ASI Berbahan Sayuran

oleh -497 Dilihat

SUMBAWA BESAR, samawarea.com (21 Oktober 2023) – Mahasiswa Universitas Teknologi Sumbawa (UTS) yang terlibat dalam Tim Program Merdeka (Promer) Batch 7 Desa Luk Kecamatan Rhee, mengambil bagian dalam ikhtiar menekan angka stunting.

Salah satunya dengan menggelar sosialisasi “Mahasiswa Peduli Stunting”, Jumat (20/10). Kegiatan ini merupakan kerjasama UTS dan Dinas DP2KB3A Sumbawa. Hadir 40 orang peserta terdiri dari perangkat desa, dosen UTS, ibu PKK, ibu hamil, anak-anak, dan mahasiswa promer.

Hadir juga Kepala Desa Luk, Junaidi SE, Direktur Bidang Pengabdian UTS, Joni Firmansyah, S.IP., M.IP, dan Kepala Program Studi (Kaprodi) Teknologi Hasil Pertanian UTS, Jenri P. Hutasoit, S.TP., M.TP selaku pembicara tentang “Cegah dan Tanggulangi Stunting”.

Selain menyampaikan materi, pembicara juga melakukan demo masak cookies sehat untuk anak berbahan dasar sayuran wortel, pokcoy, dan beras merah. Kemudian membuat makanan pendamping ASI (MPASI) berbahan dasar jagung, labu kuning, tepung beras merah, dan wortel. Kehadiran sayuran dalam cookies dan MPASI memiliki peran penting dalam meningkatkan nutrisi dan kualitas makanan yang diberikan kepada anak-anak.

Dijelaskannya, bahwa ada beberapa manfaat sayuran dalam cookies dan MPASI. Yakni sebagai sumber nutrisi yang kaya yang dibutuhkan untuk pertumbuhan dan perkembangan yang optimal. Kemudian mencegah stunting, karena kekurangan gizi penyebab umum stunting, yaitu gangguan pertumbuhan pada anak-anak.

Sayuran yang diperkaya dengan nutrisi seperti vitamin A, C, K, dan zat besi dapat membantu mencegah stunting. Ini sangat penting dalam masyarakat di mana masalah stunting mungkin masih menjadi masalah serius.

Sayuran juga sebagai pengenalan rasa yang baik. Mengenalkan anak-anak pada rasa sayuran sejak dini adalah investasi jangka panjang dalam kebiasaan makan yang sehat. Dengan memasukkan sayuran dalam makanan mereka, anak-anak akan lebih mungkin untuk mengembangkan selera terhadap sayuran di masa depan.

Manfaat lainnya adalah variasi nutrisi. Dalam MPASI, variasi nutrisi sangat penting. Sayuran memberikan variasi yang berharga dalam pola makan anak. Makanan yang beragam membantu memastikan anak-anak mendapatkan berbagai nutrisi yang diperlukan untuk pertumbuhan dan perkembangan yang seimbang.

Selanjutnya pilihan makanan yang lezat. Dengan kreativitas dalam memasak, cookies dan MPASI yang mengandung sayuran dapat menjadi pilihan makanan yang lezat. Ini membantu anak-anak untuk lebih menyukai makanan sehat, sementara orang tua atau pengasuh merasa lebih baik dalam memberikan makanan bergizi.

Selain itu edukasi tentang gizi. Melalui pemakaian sayuran dalam makanan sehari-hari, pendidikan tentang pentingnya gizi dapat dipromosikan. Ini membantu para orang tua, pengasuh, dan anak-anak memahami peran nutrisi dalam kesehatan dan perkembangan anak.

Sayuran juga berkontribusi terhadap kesehatan umum. Dalam jangka panjang, mengkonsumsi sayuran secara teratur dapat membantu mengurangi risiko penyakit kronis seperti obesitas, diabetes, dan penyakit jantung. Sayuran merupakan pilihan makanan yang ramah lingkungan. Mengurangi konsumsi daging dan produk hewani dengan memasukkan lebih banyak sayuran dalam makanan anak-anak juga dapat berkontribusi pada pelestarian lingkungan dan sumber daya alam.

“Mengintegrasikan sayuran dalam cookies dan MPASI bukan hanya meningkatkan nutrisi dalam makanan, tetapi juga mengajarkan anak-anak pentingnya konsumsi sayuran dalam kehidupan sehari-hari. Ini bukan sekadar tindakan biasa, melainkan langkah nyata dalam upaya pencegahan stunting dan penciptaan generasi masa depan yang lebih sehat dan berkualitas,” cetusnya.

Pada acara sosialisasi “Mahasiswa Peduli Stunting” di Desa Luk, terlihat semangat dan antusias. Mereka tampak siap untuk mengubah pola hidup masyarakat, memprioritaskan kesehatan, dan mencegah stunting, yang merupakan tujuan inti dari program ini.

Penyadaran akan pentingnya gizi dalam sayuran, yang diintegrasikan dalam makanan sehari-hari anak-anak, diharapkan akan menjadi dasar yang kuat untuk pertumbuhan dan perkembangan yang lebih baik pada generasi mendatang. (SR)

Yusron Hadi nusantara pilkada NU

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *