SUMBAWA BESAR, samawarea.com (19 Juli 2023) – Karang Kuris RW 08 Kelurahan Bugis Kecamatan Sumbawa, dicanangkan sebagai Kampung Muharram. Pencanangan ini diikuti dengan Tasyakuran Tahun Baru Islam, 1 Muharram 1445 Hijriyah, Rabu (19/7/2023) malam.
Acara bertema “Melalui Momentum Semangat Tahun Baru Islam untuk Menguatkan Keimanan, Ketaqwaan, Persatuan dan Kesatuan Umat Menuju Sumbawa Gemilang yang Berkeadaban” ini dihadiri Wakil Bupati Sumbawa, Hj Dewi Noviany S.Pd., M.Pd, Wakil Ketua DPRD, Drs. H. Mohamad Ansori, Camat Sumbawa Drs. Iwan Sofian, Camat Ropang Ditha Frisqy, S.IP, Lurah Bugis selaku tuan rumah, Euis Kurniasih S.Pd, para lurah lainnya, tokoh agama, tokoh masyarakat, Ketua RW, Ketua RT, Ketua PKK Kelurahan, Kader Posyandu, Majelis Taklim, dan Karang Taruna.
Lurah Bugis, Euis Kurniasih S.Pd, mengatakan, bahwa Tasyakuran 1 Muharram rutin dilaksanakan di Karang Kuris RW 08 setiap tahun dan kali ini adalah yang keempat. Karena itu Ia mengapresiasi Camat Sumbawa yang telah mencanangkannya sebagai Kampung Muharram. “Ini sudah yang keempat kali kami laksanakan, dan insya Allah akan terus dilaksanakan pada tahun-tahun berikutnya,” ucap Lurah Bugis.
Dalam kesempatan itu, Lurah menyampaikan terima kasih kepada Gubernur NTB yang telah menghibahkan aset Pemprov berupa tanah yang berlokasi di Karang Kuris RW 08 Kelurahan Bugis, di samping memberikan bantuan untuk rehab Posyandu. Tanah itu telah dijadikan sebagai pusat kegiatan masyarakat.
Rencananya akhir Juli ini, pihaknya akan menggelar Jambore Posyandu dalam rangka memeriahkan HUT RI. Ia berharap dukungan pemerintah daerah sehingga kegiatan-kegiatan positif yang dilaksanakan masyarakat tetap berkesinambungan.
Sementara Wakil Bupati Sumbawa, Hj Dewi Noviany S.Pd., M.Pd, menyatakan sangat mengapresiasi acara tersebut. Suksesnya acara Tasyakuran 1 Muharram ini sebagai bukti kekompakan dan kebersamaan masyarakat. Hal itu patut dilestarikan dan menjadi contoh bagi kelurahan dan desa lainnya.
Wabup juga mengaku bahwa Karang Kuris adalah kampung halamannya. Di kampung itu Ia tinggal dari kecil hingga menikah. Dan berkat doa dan dukungan warga setempat, Ia bisa menjadi Wakil Bupati Sumbawa. “Saya ke sini sama dengan pulang kampung, dan bernostalgia. Karena saya masih bertemu dengan teman kecil, teman bermain, bahkan orang-orang tua dahulu yang masih sehat sampai sekarang,” ujarnya.
Ia berharap ke depan, acara seperti ini harus tetap dipertahankan agar generasi mendatang tidak hanya mengenal dan merayakan Tahun Baru Masehi, melainkan juga dapat memeriahan Tahun Baru Islam.

Wakil Ketua DPRD Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori dalam kesempatan yang sama, mengaku salut dengan kebersamaan warga Karang Kuris dalam merayakan Tahun Baru Islam. Melalui momen ini, politisi Gerindra yang baru pulang menunaikan ibadah haji ini, berharap masyarakat dapat meningkatkan ketaqwaan dan ukhuwah islamiyah. “Ini menjadi ajang memperkuat jalinan silaturahim serta intropeksi diri untuk lebih baik ke depan,” pungkasnya.
Pantauan samawarea.com, usai menyerahkan bantuan ke sejumlah wanita lanjut usia (Lansia), Wabup melakukan blusukan, menyapa warga. Tampak lingkungan Karang Kuris bertaburan cahaya, karena di semua gang, dan rumah warga terpasang lampu hias (kelap-kelip).
Selain itu di sepanjang gang tersedia berbagai macam kuliner yang disediakan warga untuk disantap gratis oleh tamu undangan. Mulai dari bubur 1 suro, poteng, opor ayam, dendeng, nasi banek, mie desa, ikan bage, sambal mangga, sambal bawang, sambal pedas, ayam siong sira, ikan saus tiram, makanan nusantara dan khas Sumbawa, nasi padang, hingga berbagai macam minuman dan kue. (SR)







