500 Pejabat KSB Ikut Uji Kompetensi, Sekda: Lahirkan ASN yang Potensial

oleh -580 Dilihat

SUMBAWA BARAT, samawarea.com (5 Juni 2023) – Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa Barat, Amar Nurmansyah, ST., M.Si membuka kegiatan Pemanfaatan Penilaian Potensi Kompetensi PNS lingkup Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat, Senin (5/6/2023).

Hadir bersama Sekda, Kepala Kantor Regional X Badan Kepegawaian Negara Yuhantoro Bayu Wiratmoko, S.Kom., M.Si, dan Assesor Sumber Daya Manusia Aparatur Ahli Utama beserta jajaran. Kegiatan yang juga dihadiri seluruh Kepala OPD dan camat ini berlangsung di Ruang Sidang Graha Fitrah Kantor Bupati Sumbawa Barat.

Dalam kesempatan itu, Kepala BKPSDM Kabupaten Sumbawa Barat, H. Abdul Malik, S.Sos., M.Si  melaporkan, bahwa kegiatan Pemetaan/Penilaian Potensi dan Kompetensi dengan metode CACT BKN, akan diikuti oleh Pejabat Administrator (Eselon III.a), Pejabat Administrator (Eselon III.b), Pejabat Pengawas (Eselon IV.a), Pejabat Pengawas (Eselon IV.b) dan Pejabat Fungsional Penyetaraan, dengan total sebanyak 500 peserta.

Kegiatan tersebut akan dilaksanakan selama 4 hari, 5–8 Juni 2023, terbagi dalam 7 sesi, mulai pukul 08.00–17.00 Wita di Gedung CAT BKPSDM Kabupaten Sumbawa Barat.

Sementara itu, Kepala Kantor Regional X Badan Kepegawaian Negara, Yuhantoro Bayu Wiratmoko, S.Kom., M.Si, menyampaikan bahwa menggali potensi pegawai harus segera disiapkan.

“Kita harus segera menyiapkan SDM yang siap pakai. Kita harus menyiapkan kader-kader selanjutnya yang akan mengganti ASN yang akan pensiun. Dalam hal ini sudah mengembangkan suatu sistem yang berbasis komputerisasi dengan melakukan sinergi dan kolaborasi dengan berbagai pihak. Hal ini dilakukan guna mempersiapkan calon pemimpin bangsa untuk siap menerima tongkat estafet,” ungkap Yuhantoro.

Sementara itu Usman selaku Assesor Sumber Daya Manusia Aparatur Ahli Utama mengatakan bahwa dasar dilaksanakannya kegiatan tersebut adalah Undang-Undang Nomor 05 Tahun 2014 yang salah satu isinya yaitu melakukan pembinaan kepegawaian.

Hal tersebut dilakukan dalam rangka mewujudkan profil ASN yang ber-AKHLAK (Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif). Karenanya setiap pemerintah daerah harus membangun manajemen talenta, yang tentunya akan melahirkan ASN yang baik. Pemerintah akan baik jika ASN-nya baik.

“Upaya yang dilakukan oleh BKPSDM harus terus kita perbaiki untuk melahirkan ASN yang potensial melalui uji kompetensi (teknis, manajerial, sosial kultural),” ungkap Usman.

Sekretaris Daerah saar membuka acara menyampaikan bahwa, jika melihat apa yang dilakukan BKN Denpasar selama ini semakin sadar bahwa ASN ini benar-benar diurus oleh negara dan daerah. Pemerintah KSB selalu berkomitmen dalam menjalankan setiap apa yang menjadi arahan dari BKN. Apa yang menjadi petunjuk dari KASN perlu untuk terus diikuti.

“Kita harus terus memberikan perhatian serius dalam melakukan pemetaan potensi. Pembinaan kompetensi penting untuk penempatan ASN kedepannya. Dengan begitu kita akan mengenal kompetensi masing-masing. Kita bisa mengukur dengan baik tugas yang diberikan kepada bawahan. Pembinaan pola karir kedepannya bisa berpengaruh,” katanya.

Pengenalan terhadap teknologi ungkap Sekda, penting dilakukan agar memiliki kemampuan menguasai peralatan kekinian dan tidak tertinggal.

“Inilah perlu ditambahkan pengetahuan-pengetahuan. Suport harus terus dikembangkan. Karena itu uji kompetensi nantinya harus diikuti dengan serius dan bukan formalitas, agar kita bisa mengukur diri, mengetahui kemampuan diri dan bisa meningkatkan kemampuan dirinya. Kami berharap KSB jadi pilot project,” pungkas Sekda. (HEN/SR)

bawaslu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *