Sidang Paripurna DPRD, Wakil Bupati Sumbawa Diinterupsi Soal Kelangkaan Elpiji

oleh -307 Dilihat
Berlian Rayes S.Ag., M.Si, M.M.Inov

SAMAWAREA PARLEMENTARIA, KERJASAMA DENGAN DPRD KABUPATEN SUMBAWA

SUMBAWA BESAR, samawarea.com (17 April 2023)–Hujan interupsi mewarnai Sidang Paripurna DPRD Kabupaten Sumbawa dengan agenda penyampaian Penjelasan Bupati Sumbawa atas Laporan Keterangan Pertanggungjawaban APBD Tahun Anggaran 2022, Senin (17/4).

Di antaranya Ketua Komisi 2 DPRD, Berlian Rayes S.Ag, M.Si. Saat ini ungkap Berlian, masyarakat sangat sulit mendapatkan gas LPG 3Kg.

“Semestinya LPG 3Kg tidak kurang sebab saya bersama Bupati, dan Kabag Perekonomian sudah bertemu dengan Pertamina dan Kementerian ESDM, bahwa ada penambahan kuota. Ketika terjadi kelangkaan, berarti di sini diduga ada permainan. Jadi tolong OPD terkait koordinasi dengan Pertamina untuk menindak tegas para pelaku, karena hari-hari ini orang menjadi sulit mendapatkan gas elpiji,” tukas Berlian.

Hal senada juga disampaikan Adizul Syahabuddin SP., M.Si dari Fraksi PKS. Ia mengaku kerap turun ke kecamatan-kecamatan, ditemukan terjadi kelangkaan gas LPG 3Kg tersebut. Hal ini sangat meresahkan dan berharap pemerintah daerah dapat mengatasi permasalahan tersebut.

Menanggapi interupsi tersebut, Wakil Bupati Sumbawa, Hj. Dewi Noviany S.Pd., M.Pd mengakui terjadinya kelangkaan di lapangan. Selaku pemerintah, pihaknya tidak tinggal diam menyikapi permasalahan ini. Melalui dinas terkait telah bertemu dengan pertamina terkait dengan adanya penambahan kuota dan proses pendistribusian LPG 3Kg.

Di tempat berbeda Kepala Dinas Koperindag Kabupaten Sumbawa, Dr. Dedi Heriwibowo menyebutkan bahwa alokasi LPG 3Kg untuk Kabupaten Sumbawa sebanyak 12 matrix ton dengan cadangan 807 matrix ton. Alokasi ini naik sekitar 30% dibandingkan quota awal Tahun 2022 sebesar 9 ribu mton.

Pemerintah melalui Kementeriam ESDM semakin memperketat distribusi LPG 3kg melalui mekanisme tepat sasaran dengan memberlakukan syarat KTP dan KK bagi pembeli yang berhak yakni rumah tangga miskin dan UMKM.

Menurutnya, tidak ada pengurangan alokasi LPG 3 kg dari awal Januari hingga April 2023. Apabila terjadi kelangkaan karena naiknya konsumsi LPG 3 Kg pada Bulan Ramadhan ini.

Karena itu, Pertamina telah memberikan penambahan fakultatif 2 truk per hari atau sebanyak 1.200 tabung dan terus dilakukan pada wilayah-wilayah yang terjadi kelangkaan terutama disampaikan melalui camat masing-masing.

Dokter Dedi berharap kepada masyarakat tetap bijaksana dalam menggunakan LPG 3 kg dan tidak melakukan spekulasi dengan memanfaatkan situasi menjual LPG 3 Kg di luar ketentuan. Hal ini sebagaimana diatur dalam ketentuan HET LPG di wilayah Kabupaten Sumbawa yang berkisar antara Rp 15.000-16.500 di pangkalan. (SR)

nusantara bawaslu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *