SUMBAWA BESAR, samawarea.com (10 April 2023)–Gas 3 Kg di Kabupaten Sumbawa belakangan ini sangat langka. Kendati ada itupun harganya terlampau mahal. Terlebih lagi kelangkaan itu terjadi saat Bulan Puasa, di tengah tingginya kesibukan masyarakat menyiapkan kebutuhan untuk berbuka, dan sahur.
Apalagi saat ini UMKM mulai menjamur, sebagai bentuk keberhasilan pemerintahan Mo—Novi melahirkan wirausaha baru dalam rangka meningkatkan perekonomian masyarakat.
Pantauan samawarea.com di lapangan, semua pengecer Gas Elpiji 3KG memasang tulisan “Gas Habis”. Menurut salah satu pengecer di Kelurahan Seketeng, sudah beberapa hari ini belum ada suplay gas. Informasinya gas akan didistribusikan pada Jumat, 14 April mendatang. “Nanti beli gasnya harus bawa KTP dan Kartu KK, ini aturan baru dari pemerintah,” kata pengecer yang enggan disebutkan namanya.
Salah seorang pelaku UMKM, mengaku menggunakan 1 tabung gas 3KG dalam waktu sehari semalam. Artinya dalam seminggu bisa mencapai 5 tabung. Dengan langkanya gas ini, usaha kulinernya sedikit terganggu. “Kalau pakai gas, masaknya cepat dan hemat. Tapi kalau pakai kompor biasa apalagi kayu bakar, agak lama dan sedikit ribet,” ujarnya.
Ia masih ingat bagaimana gencarnya pemerintah melakukan konversi dari minyak tanah ke gas elpiji. Bahkan untuk mendorong masyarakat menggunakan gas, pemerintah memberikan bantuan tabung gas bersubsidi. Ketika hampir semua masyarakat menggunakan gas elpiji, justru kuota gas dibatasi sehingga terjadi kelangkaan.
Sejauh ini belum ada keterangan resmi dari Pemerintah Kabupaten Sumbawa melalui leading sektor terkait mengenai kondisi kelangkaan Gas Elpiji 3KG ini.
Untuk diketahui, pada Tahun 2022 lalu kuota awal LPG 3Kg di Kabupaten Sumbawa mencapai 9.330 Metrik Ton. Pemda Sumbawa mengusulkan penambahan 2.332 Metrik Ton, sehingga kuotanya menjadi 11.662 Metrik Ton. Penambahan kuota ini sempat membuat senyum ibu rumah tangga merekah. Selain kebutuhan gas terpenuhi, harganya juga turun.
Kondisi ini hanya bertahan beberapa bulan, setelah itu gas 3KG kembali langka. Menyikapi hal itu, Bulan April 2023 ini, Pemda Sumbawa bersurat untuk penambahan Fakultatif alokasi LPG tabung 3KG. Surat Pemda Sumbawa yang ditandatangani Sekda Sumbawa, Drs. H. Hasan Basri MM yang diperoleh tim samawarea.com ini, ditujukan kepada Sales Branch Manager II PT Pertamina (Persero) Region V Wilayah Pulau Sumbawa.
Penambahan tersebut dimaksudkan untuk menjaga stok gas 3KG tetap aman dan tercukupi bagi masyarakat Kabupaten Sumbawa selama Ramadhan dan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1444 H. (SR)






