SUMBAWA BESAR, samawarea.com (13 Maret 2023)–Upaya Pemda Sumbawa mencegah dan menurunkan angka stunting terus dilakukan, melalui berbagai program termasuk dukungan semua pihak. Salah satunya dilakukan Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Sumbawa yang menggelar kegiatan Dammil 33 (Dampingi Ibu Hamil Trimester 3 Selama 3 Bulan).
Kegiatan ini dilaksanakan untuk mengingatkan para bidan agar senantiasa berkolaborasi dalam tatalaksana masalah gizi dalam menurunkan stunting balita dan Angka Kematian Ibu (AKI) serta Angka Kematian Balita (AKB).
Bupati Sumbawa yang diwakili Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Lalu Suharmaji Kertawijaya, ST, menyampaikan, bahwa penurunan angka stunting merupakan program nasional, yang tidak boleh dilupakan. Karena itu setiap desa melalui APBDes diharuskan mengalokasikan anggaran untuk pencegahan stunting.
“Kabupaten Sumbawa terdiri dari 157 desa. Sekitar 100 desa berada di wilayah pesisir, dan rata-rata wilayah pesisir ini adalah wilayah-wilayah yang tertinggal,” ungkapnya.
Padahal diakui Suharmaji, wilayah pesisir memiliki potensi yang sangat luar biasa. Dapat dikatakan dari segi keuangan di wilayah tersebut tidak mengalami kekurangan, dikarenakan hasil panen yang cukup. Namun yang dibutuhkan adalah perhatian, bagaimana mengelola sanitasi, lingkungan dan asupan gizi untuk anak-anak mereka.
Karena itu Ia berharap kepada Dinas Kesehatan agar kegiatan Posyandu tetap berjalan. Sebab Posyandu merupakan bagian yang sangat penting dalam mendukung program penurunan angka stunting.
Disampaikannya, prevalensi stunting dalam 10 tahun terakhir menunjukkan bahwa stunting merupakan salah satu masalah gizi terbesar di Indonesia. Melalui rapat ini, dia berharap dapat menghasilkan salah satu program yang bisa mendukung upaya bersama dalam menuntaskan stunting di Kabupaten Sumbawa. (SR)






