Jatuh dari Tebing, Pemancing Hilang Ditelan Ombak

oleh -328 Dilihat
Seorang pemancing bernama Kamisun (35) seketika hilang ditelan ombak. Sebelumnya warga Dusun Gunung Timba, Desa Denggeng Timur, Kecamatan Selong, Kabupaten Lombok Timur ini terpeleset dari atas tebing dan jatuh di laut Teluk Ujung, Gunung Tunak, Desa Mertak, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah, Minggu (5/2) malam

LOMBOK TENGAH, samawarea.com (6 Februari 2023)—Seorang pemancing  bernama Kamisun (35) seketika hilang ditelan ombak. Sebelumnya warga Dusun Gunung Timba, Desa Denggeng Timur, Kecamatan Selong, Kabupaten Lombok Timur ini terpeleset dari atas tebing dan jatuh di laut Teluk Ujung, Gunung Tunak, Desa Mertak, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah, Minggu (5/2) malam pukul 22.00 Wita. Hingga kini pemancing tersebut masih dalam pencarian.

Kapolres Lombok Tengah, AKBP Irfan Nurmansyah, SIK, MM melalui Kapolsek Kawasan Mandalika AKP I Made Dimas Widyantara, SIK membenarkan peristiwa tersebut. Berdasarkan keterangan saksi, Minggu (5/2) pukul 17.00 Wita, korban bersama rekannya masuk kawasan TWA Gunung Tunak menuju Teluk Ujung untuk memancing ikan.

Setibanya di lokasi sekitar pukul 18.00 Wita, korban memarkirkan kendaraan di perbukitan kemudian bersama rekannya bergegas turun menggunakan tali yang telah diikat sampai ke pinggir tebing yang akan dijadikan lokasi pemancingan.

Pukul 19.00 Wita, mereka  mempersiapkan alat pancing dan setelah semuanya sudah siap korban bersama rekannya naik ke atas dan berdiam diri di sebuah lubang sambil menunggu pancingan. Saat itu rekannya memperingatkan bahwa air mulai pasang, namun korban tak menghiraukannya.

Sekitar pukul 21.30 Wita, korban merasakan pancingnya ditarik ikan. Korban pun bergegas turun untuk mengambil ikan sealigus mengambil box untuk menyimpan ikannya. Tapi pancing korban terkait karang sehingga korban turun ditemani rekannya untuk melepas pancing yang tersangkut di batu karang.

Tanpa diduga datang ombak besar menghantam korban bersama rekannya namun masih bisa selamat. Korban tak beranjak dan tetap berusaha melepas pancingnya dari batu karang. Sedangkan rekan korban naik ke atas untuk menghindari ombak.

Tidak berselang lama datang ombak kedua dan cukup besar menghantam korban. Korban terhempas dan terjatuh ke laut. Korban sempat berteriak meminta rekannya untuk mengambil tali. Dengan panik rekan korban mengambil dan membuang tali kearah korban. Upaya ini tak membuahkan hasil karena korban  terus terseret ke tengah.

Korban terus berteriak meminta tolong, membuat rekan korban mencari bantuan ke warga sekitar dan bertemu dengan salah seorang nelayan yang kemudian langsung menuju lokasi. Setibanya di lokasi, korban sudah tidak kelihatan.

Rekan korban langsung menghubungi keluarga. Tak lama Kapolsek Kawasan Mandalika yang menerima laporan, berkordinasi dengan Basarnas. “Lokasi tersebut curam. Pencarian terkendala cuaca, hujan dan angin kencang serta ombak yang tinggi,” jelas AKP Dimas.

Hingga berita ini dipublis, proses pencarian korban masih berlangsung. Meskipun Basarnas dan kepolisian dibantu warga sekitar menggunakan alat seadanya. (SR)

nusantara bawaslu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *