Diduga Memeras, Dua Orang Ngaku Intel Polda dan Wartawan Dibekuk Polisi

oleh -564 Dilihat

LOMBOK UTARA, samawarea.com (15 Desember 2022)–Dua orang yang mengaku wartawan salah satu media di Jakarta bersama rekannya yang mengaku anggota Direktorat Intelijen dan Keamanan (Dit Intelkam) Polda NTB, dibekuk Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Lombok Utara di Gili Trawangan, Lombok Utara, Rabu (14/12/2022) sore.

Keduanya ditangkap lantaran diduga melakukan pungutan liar (pungli) di beberapa hotel wilayah Gili Matra (Meno, Air dan Trawangan).

Kapolres Lotara melalui Kepala Satreskrim AKP I Made Sukadana yang dikonfirmasi Kamis (15/12) menyebutkan, terduga ini berinisial BU (31) dan DA (32). Keduanya diringkus pasca melakukan dugaan pemerasan dan pungli di beberapa hotel, dengan mengaku sebagai personel Dit Intelkam Polda NTB dan wartawan. “Keduanya diamankan berdasarkan pengaduan salah satu korban yakni manager hotel di Gili Meno,” ungkapnya.

Dikatakan, sesuai pengakuan salah satu manager hotel yang menjadi korban, kedua orang tersebut berdalih akan melakukan pendataan terkait perizinan minuman beralkohol.

“Oknum tersebut meminta sejumlah uang. Tapi oleh manager hotel sebanyak 500 ribu rupiah dengan menggunakan amplop putih. Korban juga mengaku kedua orang itu telah melakukan hal serupa di sejumlah hotel yang berada di Gili Matra,” katanya.

Untuk diketahui, penangkapan terhadap kedua oknum yang mengaku intel dan wartawan ini setelah personel Satreskrim Polresta Lotara mendapat informasi dan satu di antaranya sedang berada di Gili Meno. Sekitar pukul 13.00 Wita,

Satreskrim Polres Lotara bergerak dari Gili Air menuju Gili Meno, guna melakukan penyelidikan dan memastikan informasi yang diterima terhadap salah satu korban.

Setelah berhasil mengantongi nomor handphone dan mengetahui posisi terduga oknum yang melakukan pungli, sekitar pukul 16.00 Wita tim Satreskrim Polres Lotara langsung bergeser ke Gili Trawangan menggunakan speed boat.

Selang 30 menit, tim meringkus kedua terduga yang asyik duduk di pinggir pantai Gili Tarawangan. Keduanya pun digelandang menuju Mako Polres Lotara untuk diproses lebih lanjut.

Hingga berita ini dipublis, kedua terduga masih menjalani pemeriksaan intensif dan menginap di Polres Lotara. (SR)

nusantara bawaslu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *