Partisipasi KCBI, Meriahkan Bulan Bhakti Kemerdekaan di CFD Samota 

oleh -547 Dilihat

SUMBAWA BESAR, samawarea.com (29 Agustus 2022)–Kemeriahan Car Free Day Samota, nampak berbeda dengan hari-hari biasanya. Minggu, (28/8), terasa lebih semarak, dengan kehadiran Ketua Umum Badan Pengurus Pusat Komunitas Cinta Berkain Indonesia (KCBI), Ir. Sita Hanimastuty Agus Tansil, bersama Ketua KCBI Kabupaten Sumbawa, Nurwahidah Nurdin Ranggabarani, S.Ag., beserta segenap jajaran kepengurusan KCBI Pusat dan KCBI Sumbawa, di arena Car Free Day Samota, Sumbawa Besar.

Para pengurus KCBI yang mengenakan berbagai motif kain tradisional warna-warni tersebut, nampak memenuhi salah satu ruas jalan Bypass Samota, di arena Car Free Day, yang juga lokasi acara bertajuk “Bulan Bhakti Kemerdekaan, Bulan Bhakti Merah-Putih”.

Acara yang digagas oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Sumbawa ini, selain mengundang ibu-ibu para pejabat daerah, seperti Ketua Bhayangkari (istri Kapolres Sumbawa) dan Ketua Persit (istri Dandim 1607 Sumbawa), juga Ketua Umum KCBI Pusat dan Ketua KCBI Kabupaten Sumbawa.

Dalam acara yang dihadiri oleh ribuan pengunjung tersebut, nampak Ketua Umum KCBI Pusat, Ir. Sita Hanimastuty, didampingi oleh Ketua KCBI Kabupaten Sumbawa, Nurwahidah, S.Ag., didaulat untuk mengibarkan sang saka merah-putih, dan membagi-bagikan bendera merah-putih kepada para pengunjung car free day.

Event ini merupakan bagian dari kegiatan bagi-bagi sepuluh juta bendara secara nasional, yang diselenggarakan di seluruh provinsi se-Indonesia. Salah satu venuenya adalah di Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat.

“Partisipasi kami dalam event ini, adalah bagian dari manifestasi rasa cinta KCBI terhadap bangsa dan negara. Cinta kemerdekaan dan cinta merah-putih. KCBI mendukung setiap moment yang dapat memupuk rasa cinta kepada kedaulatan dan kemerdekaan. Karena event ini selaras dengan visi misi pembentukan KCBI, dan program yang hendak diwujudkan. Yaitu cinta budaya bangsa. Tanpa kedaulatan dan kemerdekaan mustahil kita dapat berkiprah, sebagaimana yang kita laksanakan selama ini,” ungkap Sita Hanimastuty.

Selaras dengan hal itu, Ketua KCBI Kabupaten Sumbawa, Nurwahidah, S.Ag, menambahkan, bahwa visi misi dan program KCBI untuk memasyarakatkan kecintaan masyarakat terhadap budaya berkain, sejatinya merupakan amanat kemerdekaan.

“Agar kita sebagai anak bangsa, bangga terhadap warisan budaya leluhur kita. Salah satu khazanah kekayaan budaya kita tersebut, adalah kain tradisional yang terdapat di setiap daerah, termasuk di Tana Samawa,” imbuhnya.

Wakil Ketua Umum KCBI Pusat, Diah Sudiro (ibu kandung dari artis nasional Tora Sudiro), didampingi Sekretaris KCBI Kabupaten Sumbawa, Arsih Mangkulla menjelaskan, komitmen KCBI dalam menjaga dan memasyarakatkan budaya berkain ke tengah-tengah masyarakat Indonesia, yaitu dengan mewajibkan seluruh anggota KCBI dimana pun berada, termasuk cabang kepengurusan KCBI di luar negeri, untuk selalu mengenakan kain tradisional dalam setiap aktifitasnya. (SR)

bawaslu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *