SUMBAWA BESAR, samawarea.com (23 Juli 2022)–Jalan merupakan urat nadi perekonomian masyarakat. Ketika jalan rusak, berdampak pada geliat perekonomian masyarakat karena arus barang dan jasa menjadi tidak lancar.
Hal inilah yang dirasakan masyarakat tiga desa di Kecamatan Plampang, Kabupaten Sumbawa yakni Dusun Pamunga Desa Usar, Desa Prode SP2 dan Desa Prode SP3. Kondisi jalan di tiga desa tersebut sangat memprihatinkan. Setiap tahun selalu digerus banjir.
Tokoh masyarakat Pamunga, Muhammad Sidik, S.Pd yang juga Ketua BPD Desa Usar kepada Wartawan Samawarea.com Biro Sumbawa Timur, Jumat (22/7) mengakui dua titik kerusakan di ruas jalan Pamunga sudah dilaporkan ke bupati maupun dinas terkait. Bahkan Tim Pengukuran sudah turun ke lokasi.
Namun sampai saat ini belum ada tanda-tanda realisasinya. Padahal saat ini masyarakat tengah mengangkut hasil panennya melalui jalan dan jembatan yang dalam kondisi memprihatinkan.
Hal yang sama diakui Sofian—sopir truk setempat. Ia mengaku tidak berani melintas di jalan tersebut karena kondisinya yang hancur lebur. “Saya ini bawa beban berat seperti bibit bawang dan pupuk bantuan ke Desa Prode SP2, tapi saya tidak berani melintas,” akunya, seraya berharap kondisi jalan tersebut segera diperbaiki agar kebutuhan petani dapat teprenuhi. (SR/BUR)






