Seminggu Terapung di Laut Gunakan Busa, Dua Nelayan Lemas dan Kelaparan

oleh -574 Dilihat

LOMBOK TENGAH, samawarea.com (19 Juli 2022)—Dua nelayan asal Kolrae, Kecamatan Saburae NTT ditemukan dalam kondisi lemas dan kelaparan di tengah laut oleh nelayan Desa Awang Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah belum lama ini.

Saat ditemukan, kedua nelayan bernama Lucas KLucigadi (27) dan Leonard Dagetuka (17) ini hanya bertahan dengan busa. Sebab perahu yang ditumpangi dari NTT, tenggelam. Keduanya kini berada di Polsek Kawasan Mandalika untuk proses pemulangan ke daerah asalnya.

Kapolres Lombok Tengah AKBP Irfan Nurmansyah SIK, MM melalui Kapolsek Kawasan Mandalika AKP I Made Dimas Widyantara, SIK membenarkan peristiwa tersebut.

“Kedua nelayan ini masih dalam kondisi hidup dengan kondisi fisik masih lemah serta pusing dan mendapatkan perawatan medis di Puskesmas Desa Persiapan Awang, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah,” jelas AKP Dimas.

Berdasarkan keterangan kedua korban, mereka berangkat melaut pada tanggal 3 Juli 2022 sekitar pukul 17.00 WIT menggunakan perahu (sampan kecil) dengan kejauhan 3 mil (5 KM) di Laut Flores untuk menjaring ikan terbang.

Setelah sampai tujuan, mesin perahu mengalami kerusakan dan tidak bisa hidup sehingga kedua nelayan tidak bisa kembali ke daratan. Dalam kurun waktu 3—11 Juli 2022, kedua nelayan tersebut berdiam diri di atas perahu.

Karena cuaca dan gelombang tinggi serta angin kencang menyebabkan perahu kemasukan air sehingga tenggelam. Untuk menyelamatkan diri keduanya bertahan hanya menggunakan busa sebagai pelampung.

Nasib baik datang menghampiri. Kapal laut yang sedang mencari ikan muncul dan keduanya berteriak sambil melambaikan tangan meminta pertolongan.

Nakhoda Kapal Taqwa Ilahi, Ridwan asal Desa Awang langsung memberikan bantuan serta mengevakuasi keduanya ke atas kapal. Nahkoda kapal dan krunya memberikan perawatan dan makanan seadanya kepada kedua nelayan.

Setibanya di Dermaga Awang langsung menghubungi anggota Pos Angkatan Laut untuk mengevakuasi korban dan berkoordinasi dengan Polsek Kawasan Mandalika.

Mendapatkan informasi tersebut Polsek Kawasan Mandalika langsung berkordinasi dengan pihak Puskesmas mengenai pemulihan kesehatan serta berkordinasi dengan pihak TNI AL untuk bisa menghubungi keluarga di NTT.

Senin (18/7) pukul 13.00 Wita, dilakukan serah terima kedua nelayan dari Komandan Pos AL Pelabuhan Awang Peltu Nyoto Widodo kepada Polsek Kawasan Mandalika dan diterima oleh Kanit Binmas IPTU L Wirabayan. Selanjutnya berkoordinasi dengan kepala Dinas Sosial Kabupaten Lombok Tengah terkait proses pemulangannya.

Menindaklanjuti hal tersebut, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Lombok Tengah membuat surat pengantar dan permohonan kepada Dinas Sosial Provinsi NTB untuk memulangkan kedua nelayan tersebut ke daerah asalnya. (SR)

bawaslu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *