Fraksi Gerindra: Bangga dengan WTP, Tapi Jangan Lupa Masih Ada Perilaku Korupsi

oleh -570 Dilihat
Hamzah Abdullah. Anggota DPRD Sumbawa dari Fraksi Gerindra

SAMAWAREA PARLEMENTARIA, KERJASAMA DENGAN DPRD KABUPATEN SUMBAWA

SUMBAWA BESAR, samawarea.com (8 Juli 2022)–Fraksi Gerindra DPRD Kabupaten Sumbawa memberikan apresiasi atas predikat WTP (Wajar Tanpa Pengecualian) dari BPK RI yang diraih Kabupaten Sumbawa sebanyak 10 kali berturut-turut.

Predikat WTP ini bukan tanpa alasan melainkan atas kinerja dan kerja keras dari Pemerintah Kabupaten Sumbawa dalam meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan daerah.

“Mungkin kita bangga dengan Predikat WTP 10 kali berturut-turut, namun kita lupa pada tataran implementasi yang masih menyisakan prilaku korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN),” kata Hamzah Abdullah selaku Juru Bicara Fraksi Gerindra saat menyampaikan pandangan umum fraksi menanggapi penjelasan Bupati Sumbawa terhadap Ranperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun anggaran 2021, Kamis (7/7).

Semangat untuk mewujudkan pemerintahan yang bersih bebas dari KKN belakangan ini lanjut Hamzah, tampak mengendor. Gema bebas KKN, tidak lagi semarak disuarakan baik di tingkat pusat maupun daerah, ditambah lagi pelemahan terhadap lembaga KPK sebagai lembaga yang diharapkan berada pada garda terdepan pemberantasan tindak pidana korupsi sebagaimana era pemerintahan sebelumnya.

Dari kenyataan ini, Fraksi Gerindra mengingatkan kepada pemerintah daerah, agar tidak pernah lelah berikhtiar mewujudkan pemerintahan yang bersih dan bebas KKN, sehingga predikat WTP tidak sebatas kertas, tetapi lebih menukik pada tataran implementasinya.

Terkait dengan program daerah, Gerindra meminta pemerintah daerah melakukan pengadaan mobil damkar di tiap-tiap kecamatan terutama daerah-daerah sulit dan jauh. Kemudian sambungan aspal jalan dari simpang Desa Padasuka, Desa Sukamaju, dan Desa Emang Lestari Kecamatan Lunyuk, sampai hari ini belum ada realisasi.

Kemudian jembatan penghubung dari Desa Lunyuk Ode menuju Dusun Suka Jaya, Desa Lunyuk Rea, Desa Sukamaju, Desa Emang Lestari menuju Kabupaten Sumbawa Barat, putus total dan belum ada jembatan pengganti. Mengenai jalan menuju Kecamatan Orong Telu, dari Desa Senawang menuju Desa Sebeok, Desa Kelawis, dan Desa Mungkin, dalam kondisi rusak berat, karena pengerjaan jalannya belum dilanjutkan.

Demikian jalan dari Kecamatan Lopok menuju Kecamatan Lantung, rusak berat, dan di beberapa titik jalan terputus akibat pergeseran tanah. Pada ruas jalan Paruak Ai Keban, Paruak Bawi, Paruak Duri, Paruak Sengon, dapat menjadi perhatian untu diperbaiki meskipun secara sporadis. (SR)

 

bawaslu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *