SUMBAWA BESAR (11 Juni 2022)–Setelah menjalin kerjasama dengan PT Aamazon Web Service (AWS) Indonesia untuk meningkatkan mutu pendidikan melalui digitalisasi, kini Universitas Teknologi Sumbawa (UTS) digandeng PT Solusi Masyarakat Mandiri (SMM) untuk memberikan konstribusi nyata bagi masyarakat.
PT SMM adalah perusahaan penanaman modal asing yang didirikan pada Tahun 2021. PT SMM bergerak di bidang usaha aquaculture pada area seluas 11 hektar wilayah Desa Stowe Brang Kecamatan Utan, Kabupaten Sumbawa.
Kegiatan usahanya adalah menerapkan pendekatan model ‘social enterprise’ untuk menciptakan dampak ganda yakni menghasilkan profit dan melakukan intervensi sosial. Sumbawa merupakan lokasi pertama investasi jangka panjang ini dilaksanakan.
Sebelumnya, pada tahap awal ini PT SMM memilih UTS sebagai mitra kerja guna melakukan riset atau penelitian dalam rangka mengidentifikasi atau memetakan apa yang menjadi kebutuhan masyarakat sekitar yang terkemas dalam “Research For Aquaculture Venture Socio-Economic Programing Assessment”.
Tujuan riset ini secara umum adalah pertama, memetakan atau mengidentifikasi resiko sosial ekonomi dan lingkungan yang dihadapi oleh desa-desa di lingkar perusahaan. Kedua, memetakan manfaat langsung yang diterima masyarakat sekitar atas keberadaan perusahaan.
Dan ketiga, mengidentifikasi prioritas program/kegiatan yang dapat dilaksanakan perusahaan guna mendukung perubahan sistemik terhadap pendapatan dan kesejateraan masyarakat sekitar perusahaan.
Menindaklanjuti hal tersebut Rektor UTS, Chairul Hudaya, Ph.D menunjuk Tim Peneliti dari Program Studi Ekonomi Pembangunan FEB UTS sebanyak 3 orang. Yaitu, Rudi Masniadi ME (Ketua), Fitria Permata Cita ME, dan Rozzy Aprirachman MDP. Penelitian direncanakan berlangsung selama satu bulan terhitung sejak dimulainya penandatanganan MoU antara PT SMM dan UTS pada 24 Mei, hingga 24 Juni 2022.
Sebagai bagian dari upaya mewujudkan kerjasama ini, Jumat (10/6/2022), Rektor UTS Chairul Hudaya, Ph.D didampingi Direktur Kerjasama Dalam Negeri UTS, Muhammad Iqbal, S.Sos., M.M.Inov melakukan kunjungan kerja bersama para petinggi PT. SMM, Michael Novell (Share Holder), Yar Rachman (Ceo/Director) dan Krishna Putra (Commissioner).
Rombongan bertemu Gubernur NTB Dr. Zulkieflimansyah, M.Sc di Pendopo Kegubernuran Mataram guna berdiskusi dan pengenalan terkait program yang akan dilaksanakan oleh PT. SMM di NTB khususnya Sumbawa.
Chairul Hudaya menyampaikan harapan agar usaha berbasis social enterprise ini akan menjadi model yang dapat memberi inspirasi kepada pelaku usaha, pengelola tambak dan pihak-pihak terkait lainnya dalam menerapkan usaha mereka meraih keuntungan serta menciptakan kesejahteraan masyarakat sekitar lokasi usaha.
Dalam diskusi bersama Gubernur NTB, PT SMM juga menjelaskan bahwa kegiatan usaha saat ini masih dalam tahap renovasi ulang tambak untuk penerapan teknologi budi daya udang intensif. Untuk menunjang komitmen perusahaan dalam melaksanakan intervensi sosial, PT. SMM dalam waktu yang bersamaan juga telah mempersiapkan pelaksanaan socio-economic assessment di 9 desa berdekatan dengan lokasi usaha.
Selain menciptakan keuntungan yang bisa menjadi sumberdana berkesinambungan untuk mendukung pengembangan usaha/reinvestasi, juga pelaksanaan kegiatan program pengembangan masyarakat di NTB, khususnya di desa-desa dimana kegiatan usaha dilaksanakan. (SR)






