Dipicu Pembagian Jasa Parkir Pasar Seketeng, Koordinator dan Juru Parkir Ribut

oleh -409 Dilihat

SUMBAWA (17 Mei 2022)—Situasi Pasar Seketeng Sumbawa sempat mencekam setelah adanya keributan sekelompok orang, Selasa (17/5) pukul 10.00 Wita. Bahkan salah seorang di antaranya dilengkapi senjata tajam.

Melihat kondisi yang berpotensi terjadinya kerawanan keamanan dan mengganggu aktivitas pedagang dan pembeli, Kapolsek Kota beserta anggota terjun ke lokasi. Semua pihak yang terlibat keributan diangkut.

Kapolsek Kota, IPDA Eko Riyono SH yang dihubungi samawarea.com, menyebutkan, keributan di Pasar Seketeng dilatarbelakangi adanya pembagian jasa parkir yang tidak adil antara juru parkir berinisial DK dengan koordinator parkir, OG.

Sebelumnya DK melakukan parkir di bagian selatan Pasar Seketeng dan mendapatkan jasa parkir sebesar Rp 60 ribu per hari. Sesuai kesepakatan DK harus membagi sama rata jasa tersebut dengan OG. Seiring berjalannya pungutan retribusi pasar, uang jasa parkir berkurang. Karena itu DK tidak membagi uang jasa tersebut kepada OG.

Persoalan inipun diselesaikan di ruang KUPT Pasar Seketeng. Namun terjadi kesalahpahaman antara DK dengan SJ dan IP—yang ikut hadir dalam pertemuan itu. Terjadilah keributan. DK sempat mencabut senjata tajam hendak menyerang keduanya.

Kapolsek Sumbawa IPDA Eko Riyono SH didampingi Kanit Samapta dan Kanit Intel mendatangi TKP dan selanjutnya membawa kedua belah pihak ke Mako Polsek Sumbawa untuk dilakukan mediasi. Kedua belah pihak sepakat menyelesaikan persoalan itu secara kekeluargaan dengan membuat dua surat kesepakatan. Antara DK dan OG terkait uang jasa parkir, sedangkan surat kesepakatan antara DK dengan SJ dan IP terkait membawa sajam.

“Kedua belah pihak sudah berdamai dan tidak akan mengulanginya lagi. Jika masih terjadi, mereka bersedia diproses secara hukum,” pungkasnya. (SR)

bawaslu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *