SUMBAWA—Musibah terjadi di Dusun Omo, Desa Penyaring Kecamatan Moyo Utara, Kabupaten Sumbawa, tepatnya di pemukiman eks Timor-Timur, Senin (18/4) pukul 10.00 Wita. Musibah tersebut menyebabkan 7 rumah terbakar. Meski tidak korban jiwa, namun kerugian material diperkirakan mencapai Rp 235 juta.
Ketua Taruna Siaga Bencana (TAGANA) Kabupaten Sumbawa, Dedi Susanto S.Pd.I membenarkan ada 7 unit rumah yang terbakar. Data sementara yang diperoleh dari Pemerintah Desa Penyaring, rumah yang terbakar itu dihuni oleh 9 kepala keluarga dan 27 jiwa.
Adalah Safier Soares (3 jiwa), Pedro De Deus (4 jiwa), Orlando Babo Salsinah (3 jiwa), Alexandre De Deus (3 jiwa), Joad Dos Santos (3 jiwa), Bartolomeo Salsinah (4 jiwa), Rames (1 jiwa), Arnaldo Dejesus Martins (4 jiwa) dan Duarte Salsinha Das Neves (2 jiwa). Dari kejadian itu, tidak ada harta benda yang berhasil diselamatkan.
Terkait dengan penyebab kebakaran, Dedi mengatakan, diduga akibat arus pendek listrik. Untuk memastikannya, pihak kepolisian telah turun ke lokasi kejadian guna melakukan olah TKP.
Saat ini kebutuhan mendesak untuk para korban, ungkap Dedi yang juga Ketua FK TAGANA Provinsi NTB ini, di antaranya pakaian layak pakai, sembako, alat dapur, selimut, dan tenda gulung. “Kami sudah mengkoordinasikan hal ini dengan Dinas Sosial dan BPBD untuk tindaklanjutnya,” demikian Dedi. (SR)






