KERJASAMA SAMAWAREA DENGAN DINAS KOMINFO KABUPATEN SUMBAWA BARAT
SUMBAWA BARAT–Bupati Sumbawa Barat Dr. Ir. H. W. Musyafirin, M.M. melantik sebanyak 164 Pejabat lingkup Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat, Jumat (8/4/2022). Dalam pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan yang berlangsung di Lantai 3 Sekretariat Daerah ini, terdapat enam orang pejabat Eselon II.
Mereka adalah drh. Khairul Jibril, MM sebagai Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah dan Litbang, Drs. H. Syamsul Kamil, MM menjabat Kepala Badan Pendapatan Daerah Sumbawa Barat, Muhammad Yusuf, SIP menjabat Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah, Syahril, ST selaku Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, dan H. Tuwuh, SAP yang sebelumnya Kepala Dinas Kesehatan dipercaya menjabat Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman. Selain itu, Drs. H. Hamzah menjabat sebagai Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan.
Terdapat dua OPD yang dilebur menjadi dua yaitu Dinas PUPR menjadi dinas PU dan Dinas Perumahan dan Pemukiman (Perkim). Badan Perencanaan Daerah (Bappeda) Litbang dibagi menjadi dua yaitu Bappeda dan Badan Inovasi Daerah (Brida). Kemudian terdapat beberapa dinas yang berubah nomenklaturnya. Sebelumnya bernama Badan Pendapatan dan Aset Daerah berubah menjadi Badan Pendapatan Daerah. Badan Pengelolaan Keuangan Daerah Sumbawa Barat kini berubah nama menjadi Badan Pengelolaan Keuangan dan aset Daerah. Dinas Pemadam Kebakaran sekarang menjadi Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan.
Setelah dilakukan pengukuhan, Bupati menyampaikan, pelantikan kali ini berada pada suasana yang berbeda yaitu Ramadhan. Bupati berharap keberkahan Ramadhan dapat menyertai aktifitas pelantikan yang berlangsung pada hari itu. Dalam kesempatan tersebut Bupati menekankan peningkatan kinerja para pejabat yang baru dilantik.
“Yang paling tau pekerjaan yang telah diberikan yaitu bapak ibu sendiri. Yang terpenting adalah apa yang dibacakan terkait dengan pakta integritas harus terus dijaga. Zona ini harus dijaga, tetap bersih melayani dan bebas korupsi, integritas harus betul betul dijaga. Dan alhamdulillah di internal pemerintah KSB sampai saat ini tidak ada korupsi. Kita percaya bahwa APH sangat professional, dan semua ada mekanismenya. Saya berharap kepada pejabat yang baru dilantik, dimanapun ditempatkan harus menjadi yang terpenting di OPD tersebut,” ungkap Bupati. (HEN/SR)






