SUMBAWA—Camat Alas, Hisbullah S.IP mengatakan sudah beberapa hari ini warganya mengalami kesulitan air bersih. Kesulitan ini dirasakan pasca banjir bandang yang menerjang wilayahnya. Krisis air bersih ini ungkap Hisbullah, karena jaringan pipa PDAM mengalami kerusakan parah. Banyak pipa yang putus dan hanyut dibawa banjir, sehingga distribusi air bersih macet total.
“Ini yang dirasakan warga kami saat ini. Sekarang PDAM tengah berupaya memperbaiki jaringan yang putus agar distribusi air bersih kembali lancar, meski perbaikan ini membutuhkan waktu yang tidak singkat,” ujar mantan Camat Labuhan Badas ini saat ditemui di sela-sela menyaksikan penyerahan bantuan BRI Peduli di Desa Kalimango dan Desa Baru, Sabtu (19/2/2022).
Camat berharap agar kesulitan air bersih ini dapat teratasi untuk sementara sambil menunggu distribusi air PDAM normal kembali. Misalnya ada droping air bersih dari kabupaten.
Menanggapi hal itu, Kapolres Sumbawa, AKBP Esty Setyo Nugroho SIK yang kebetulan ada lokasi, menyatakan siap membantu warga terdampak banjir dalam pendistribuan air bersih. Bantuan air bersih untuk warga terdampak sudah dilakukan pemerintah kabupaten saat dirinya mendampingi Wakil Bupati Sumbawa berkunjung ke lokasi banjir sembari membawa bantuan, sehari pasca banjir.
“Saat itu ada tiga truk tangki air bersih yang didrop ke lokasi banjir untuk memenuhi kebutuhan warga terdampak. Dan hasil komunikasi kami, 3 truk itu masih dirasakan cukup,” ungkap Kapolres.
Namun demikian, Kapolres menegaskan tetap siap jika dibutuhkan bantuan. Pihaknya memiliki truk water canon yang biasa digunakan untuk mendistribusikan air bersih bagi daerah-daerah yang mengalami krisis air. “Apapun untuk kepentingan masyarakat, kami siap kapan saja,” pungkasnya. (SR)






