Hadapi Pembangunan Smelter, DPRD KSB Dorong Pemda Persiapkan Naker Lokal 

oleh -278 Dilihat

SUMBAWA BARAT, samawarea.com (9 November 2021)

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) KSB mendorong pemerintah daerah menpersiapkan tenaga kerja lokal untuk pembangunan smelter. Pastinya akan membutuhkan tenaga kerja yang tidak sedikit.

Ditemui samawarea.com belum lama ini, Wakil Ketua II DPRD KSB, Merliza, S.Sos.I.,MM mengatakan di Kabupaten Sumbawa Barat akan dibangun pabrik Smelter dan perusahaan turunannya yang akan membutuhkan tenaga kerja sangat banyak untuk pembangunannya.

Ia meminta Pemda Sumbawa Barat  menyiapkan tenaga kerja lokal agar bisa terserap dalam pembangunan smelter tersebut. “Apa yang dibutuhkan perusahaan dan kapan dibutuhkan, kita sudah siap dan skill yang dibutuhkan tidak begitu ribet dan saya yakin kita bisa penuhi, sehingga sangat penting untuk diinvetarisir masyarakat Sumbawa Barat yang siap bekerja,” ujarnya.

Demikian dengan kebutuhan dalam pengoperasiannya Pemda harus mulai memberikan pelatihan skill kepada masyarakat.

“Kalau memang perusahaan belum memberikan kebutuhan secara rinci untuk tenaga kerja apa saja yang dibutuhkan dan berapa jumlahnya, saya berharap Pemda bisa belajar kepada Pabrik Smelter yang ada di Gresik, supaya kita memiliki gambaran, jangan kita berpatokan kepada perusahaan yang mereka hanya berpikir keuntungan, sedangkan kita memikirkan bagaimana bisa mensejahterakan masyarakat. Jangan sampai juga soal tenaga kerja kita terkendala skill, yang membuat perusahaan harus merekrut tenaga dari luar KSB,” ungkapnya.

Sebagai Wakil Rakyat, Ia bertanggung jawab terhadap kesejahteraan masyarakat menginginkan tenaga kerja lokal KSB bisa terserap sebanyak-banyaknya, sehingga tidak menjadi penonton di daerah sendiri.

Merliza juga meminta kepada perusahaan untuk bersinergi membangun Sumbawa Barat dengan membuka lowongan kerja dan terus memerlukan komunikasi yang baik dengan Pemda KSB. (SR)

bawaslu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *