SUMBAWA BESAR, samawarea.com (29 Oktober 2021)
Sebanyak 412 sarjana lahir dari perut Universitas Samawa (UNSA). Hal ini ditandai dengan digelarnya wisuda Sarjana (S1) dan Ahli Madya (D3) Angkatan ke-18 UNSA, Jum’at, 29 Oktober, di Auditorium setempat. Para wisudawan ini berasal dari 8 fakultas dan 17 program studi. Hadir dalam kesempatan itu, Bupati Sumbawa, Drs. H. Mahmud Abdullah, Rektor UNSA, Prof Dr. Syaifuddin Iskandar, Tokoh Nasional Prof. Dr. Din Syamsuddin, dan H. Muhammad Syafruddin ST (Anggota DPR RI).
Bupati Sumbawa dalam sambutannya menyampaikan selamat kepada para wisudawan/wisudawati yang diwisuda pada hari ini. Ia berharap ilmu yang diperoleh di Universitas Samawa dapat diaplikasikan dalam lingkungan bermasyarakat.
Bupati mengatakan tantangan bagi lulusan perguruan tinggi di era revolusi industri 4.0 ini semakin meningkat. Setiap lulusan harus memiliki kompetensi yang mumpuni untuk bersaing secara global. Untuk menjawab tantangan tersebut, lembaga pendidikan tinggi di daerah tentunya harus mampu mengembangkan pendidikan yang berorientasi pada standar kompentensi nasional dan internasional.
“Termasuk memperkuat pendidikan karakter dengan terus menanamkan pendidikan nilai, pendidikan budi pekerti, pendidikan moral, dan pendidikan watak,” imbuhnya.
Pemerintah dalam hal ini juga terus menggalakkan implementasi pendidikan karakter pada semua jenjang pendidikan. Bahkan pada tanggal 4 Oktober lalu Pemkab Sumbawa telah melaunching Peraturan Bupati Sumbawa nomor 33 tahun 2021 tentang Pendidikan Karakter.
“Regulasi ini menjadi sangat penting, bahkan mendapat apresiasi dari pemerintah pusat, dalam hal ini Pusat Penguatan Karakter Kemendikbud Ristek karena berbasis nilai-nilai luhur budaya daerah Sumbawa, yaitu takit ko nene, kangila boat lenge,” lanjut Bupati.
Diakhir sambutannya, Bupati berharap melalui momentum wisuda ini akan melahirkan lulusan-lulusan muda Universitas Samawa yang aktif dan beprestasi, yang siap memberikan kontribusi terbaik bagi kemajuan daerah, bangsa dan negara tercinta.
“Mari harumkan almamater adik-adik sekalian dengan karya-karya yang aplikatif dan solutif, untuk menjawab permasalahan yang ada di lingkungan masyarakat, bangsa dan negara tercinta,” tutupnya. (SR)






