SUMBAWA BARAT, samawarea.com (29 Oktober 2021)
AIPDA Komang Darmada (40) anggota Polres Sumbawa Baratm dan Adino Putra (34) Satpam PT Adi Praya Bintang Bano, seketika menghentikan kendaraannya. Pasalnya, keduanya melihat orang tergeletak di samping sepeda motor, tepatnya jalan lintas Taliwang-Seteluk di Lingkungan Fakirum Kelurahan Sampir Kecamatan Taliwang Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), Jumat (29/10) pagi pukul 07.30 Wita. Orang tersebut sudah tidak bernyawa.
Setelah diidentifikasi terungkap identitasnya. Yaitu, Yahya Ismail (58) penjual minyak tanah keliling warga Gang Gajah Lingkungan Menala, Kelurahan Menala.
Kapolres Sumbawa Barat, AKBP Heru Muslimin, S.IK., M.IP melalui Kasi Humas, IPDA Eddy Soebandi Adireja, S.Sos menyampaikan, sebelumnya sekitar pukul 06.00 Wita, korban meninggalkan rumah untuk menjual minyak tanah di Kecamatan Seteluk menggunakan sepeda motor Supra Fit EA 2145 HA. Kemudian sekitar pukul 07.30 Wita, korban ditemukan tergeletak tak bernyawa di jalan lintas Taliwang—Seteluk, oleh dua orang saksi, AIPDA Komang Darmada dan Adino Putra.
Saksi pun melaporkannya ke Polsek Taliwang. Dipimpin Kapolsek Taliwang, anggota dan Unit Identifikasi Polres Sumbawa Barat mengamankan dan olah TKP. Selanjutnya korban dibawa ke RSUD Asy-Syifa. “Untuk sementara jenazah ditempatkan di kamar jenazah RSUD Asy-Syifa untuk dilakukan visum,” imbuhnya.
Barang bukti yang diamankan berupa Honda Supra Fit EA 2145 HA, tas selempang, sepasang sandal jepit sky way, uang sebesar Rp 2.180.000, dan HP Nokia, sudah diserahkan polisi kepada istri korban.
Kepada polisi, keluarga mengaku sebelum meninggal dunia, sudah tiga hari ini korban sakit. Bahkan sempat pingsan di rumahnya. Kematian korban ini diterima keluarga sekaligus menolak dilakukan otopsi. (SR)






