Pemilik Lesehan di Lunyuk Tewas Ditebas Pengunjung

oleh -904 Dilihat

SUMBAWA BESAR, samawarea.com (9 Oktober 2021)

Sebuah Lesehan di Dusun Nusa Bakti, Desa Lunyuk Ode, Kecamatan Lunyuk, Kabupaten Sumbawa, tepat di samping Alfamart Desa Lunyuk Ode, seketika mencekam. Sebab peristiwa mengerikan terjadi pada Jumat (8/10) malam pukul 21.00 Wita. Pemilik lesehan, Muchtar H. Abu (55) tiba-tiba diserang menggunakan senjata tajam.

Akibatnya korban tewas mengenaskan dengan luka tebasan di beberapa bagian tubuhnya. Terduga pelaku teridentifikasi berinisial FT (25) warga Desa Lunyuk Rea, Kecamatan Lunyuk. Kini terduga sudah ditangkap dan malam itu juga langsung dibawa ke Mapolres Sumbawa.

Informasi yang diperoleh samawarea.com menyebutkan, bahwa sebelum kejadian, FT datang bersama teman-temannya ke lesehan milik korban. Mereka memesan minuman jus. Namun di lokasi, FT dkk cekcok mulut dengan pemuda lain yang berasal dari desa lain. Korban pun menegurnya agar mereka tidak ribut.

Rupanya teguran korban membuat FT tersinggung. Tanpa diduga FT menghunus parang yang ada di pinggangnya langsung menyerang korban secara membabi buta. Akibatnya korban mengalami luka tebasan di tangan hingga pergelangan tangannya putus. Tak hanya itu leher dan perut korban juga tertebas parang.

Dalam kondisi bersimbah darah, korban dilarikan ke Puskesmas Lunyuk untuk mendapat pertolongan medis. Akibat luka yang cukup parah, nyawa korban tak tertolong. Korban meninggal dunia.

Kapolres Sumbawa AKBP Esty Setyo Nugroho SIK, yang dihubungi Sabtu (9/10) pagi ini, membenarkan adanya kejadian itu. Pihaknya langsung bergerak cepat mengendalikan situasi dengan menerjunkan anggota Intel, Reskrim dan Sabhara untuk memback-up personil Polsek di Lunyuk. Selain itu melakukan olah TKP dan mengumpulkan keterangan saksi-saksi.

Untuk terduga , ungkap Kapolres, sudah ditangkap. Terduga ditangkap di wilayah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB). “Saat ini yang diduga sebagai pelaku utama sudah diamankan di Polres Sumbawa,” kata AKBP Esty–akrab mantan Kapolres Lombok Tengah ini disapa.

Terkait dengan motif dan adanya keterlibatan pihak lain, Kapolres mengaku masih didalami. “Awalnya ribut-ribut. Tapi masih kami dalami,” ujarnya, seraya menambahkan bahwa sejauh ini situasi di Lunyuk terkendali. (SR)

bawaslu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *